Rusun Nempel Stasiun Dikebut, Erick Thohir Sebut Demi Tekan Macet

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Minggu, 18 Apr 2021 18:44 WIB
Ada kabar gembira bagi warga yang tinggal di wilayah BSD, Serpong, Pamulang, Cisauk dan sekitarnya. Perum Perumnas akan membangun rusun tepat di sisi kiri dan kanan Stasiun Rawa Buntu.
Foto: Fadhly Fauzi Rachman
Jakarta -

Pembangunan rumah susun atau rusun 'nempel' Stasiun Rawa Buntu terus dikebut. Hal itu ditandai dengan prosesi tutup atap atau topping off Tower Cattleya, Samesta Mahata Serpong.

Hunian ini merupakan hunian berkonsep transit oriented development (TOD) yang digarap Perum Perumnas.

Dalam acara tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, Perumnas tetap berkomitmen menyediakan hunian untuk masyarakat.

"Saya pikir apa yang dilakukan Perum Perumnas ini mewakili semangat BUMN untuk tidak pernah menyerah dalam situasi apapun, seperti terus menyediakan hunian bagi masyarakat meski ekonomi sedang lesu di tengah pandemi COVID-19," kata Erick Thohir dalam keterangan tertulis, Minggu (18/4/2021).

Erick Thohir mengatakan, hunian berkonsep TOD ini menjadi hunian perkotaan di masa depan. Selain memudahkan masyarakat untuk melakukan perjalanan, juga bisa membantu menekan macet di perkotaan seperti di Jakarta.

"Penduduk Indonesia sekarang didominasi usia produktif yang menuntut efisiensi baik dalam hal waktu maupun pekerjaan. Jadi ini bisa menjadi primadona generasi milenial," tambah Erick Thohir.

Direktur Utama Perum Perumnas, Budi Saddewa Soediro, mengatakan, hingga saat ini progres pembangunan terus berjalan sesuai rencana.

"Hingga saat ini, progress konstruksi tidak mengalami perlambatan meskipun di tengah suasana pandemi COVID" tutur Budi.

Proses penutupan atap ini merupakan momen yang bersejarah bagi Perumnas karena merupakan topping off untuk hunian terintegrasi transportasi pertama di Indonesia.

"Topping off kali ini pun menjadi topping off bersejarah bagi kami Perumnas karena menjadi hunian terintegrasi transportasi pertama di Indonesia yang telah kami selesaikan secara tahap konstruksi setinggi 34 lantai dan 743 unit," jelas Budi.

Samesta Mahata Serpong rencananya akan dibangun dalam 2 tahap terdiri dari 3.632 unit hunian dengan tipe unit studio, 2 bedroom dan 2 bedroom+. Hunian yang tepat berada di lahan Stasiun Rawa Buntu ini tidak hanya terintegrasi transportasi KRL saja, tetapi juga berada di akses pintu masuk tol Serpong - Jakarta dan jalan utama Tangerang Selatan.



Simak Video "Seputar Zakat Fitrah Online, Hukum dan Keabsahannya Menurut BAZNAS"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/dna)