Bukit Algoritma, 'Silicon Valley'-nya RI Mulai Dibangun Bulan Depan

Tim detikcom - detikFinance
Senin, 19 Apr 2021 18:15 WIB
Bukit Algoritma disebut bakal menjadi Silicon Valley-nya Indonesia. Area ini ada di kawasan ekonomi khusus untuk pengembangan teknologi dan industri 4.0.
Foto: Syahdan Alamsyah/Detikcom
Jakarta -

Rencana pembangunan Bukit Algoritma di Cikidang, Sukabumi ramai diperbincangkan publik. Proyek kawasan ekonomi khusus (KEK) itu digadang-gadang menjadi 'Silicon Valley'-nya Indonesia.

Direktur Utama PT Amarta Karya, Nikolas Agung menjelaskan, rencananya pekerjaan mega proyek ini dimulai pada pertengahan Bulan Mei 2021 mendatang dengan nilai kontrak pengerjaan Rp 18 triliun.

Ia mengatakan pihaknya akan mengerjakan proyek insfrastruktur berupa jalan akses dan jalan kawasan, fasilitas transportasi modern dan antarmoda, pembangkit listrik, SPAM dan Reservoir, Landscaping dan Pematangan Lahan, Gedung Utama Kawasan, Gedung Semiconductor Science, Gedung Bio Technology Science, Gedung Nano Technology Science, Gedung Quantum Technology Science, Energy Storage Centre, Data Centre dan Gedung Research and Development BUMDES Centre.

"Akses tol terdekat menuju Bukit Algoritma dari pintu tol Cibadak yang diperkirakan akan selesai di Agustus. Kita akan inisiasi jalan akses, jalan kawasan, kemudian nanti ada penerangan, landscaping, nanti kawasan ini perlu pengelolaan air bersih dan air kotor, pembangkit listrik, serta akan ada gedung-gedung Technology Centre Futuristic yang mengimplementasikan visi misi mas Budiman, kesemuanya akan mengadopsi struktur tahan gempa sebagai antisipasi," tutur Nikolas dalam keterangannya, Senin (19/4/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan pekerjaan pembangunan Bukit Algoritma tersebut menjadi Mega Project pertama yang dilaksanakan oleh perseroan. Ia mengaku akan semaksimal mungkin menggarap proyek ini dengan lancar.

"Terutama untuk mendukung visi misi dari mas Budiman dan untuk mendukung misi Generasi Emas Indonesia di tahun 2045 mendatang, dimana untuk menjadi negara yang kuat yang punya long term sustainability lewat Ekosistem Research and Development di kawasan yang digagas ini," Kata Nikolas.

Sementara itu, Business Development Advisor AMKA Oki Fahreza mengatakan proyek pembangunan bukit Algoritma ini menjadi portofolio yang baik bagi AMKA ke depannya.

"Saya berharap, ini merupakan awal yang baik untuk kemajuan AMKA dengan mengerjakan Mega Project ini dapat meningkatkan kinerja AMKA ke depan," ujar Oki.

(fdl/fdl)