Pengusaha Pede Perpanjangan Diskon PPN Genjot Penjualan Rumah

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 23 Jun 2021 20:45 WIB
Diskon PPN Rumah Baru
Foto: Diskon PPN Rumah Baru (Fauzan Kamil/Infografis detikcom)
Jakarta -

Pengembang mengusulkan insentif pajak pertambahan nilai (PPN) atau diskon PPN diperpanjang. Dengan perpanjangan tersebut, pengusaha yakin akan mendongkrak penjualan hunian.

Presiden Direktur PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE), Samuel Stepanus Huang meyakini, diskon PPN akan menggairahkan permintaan hunian.

"Kami yakin insentif PPN mampu menggairahkan permintaan hunian. Hal itu terlihat juga dari penjualan apartemen kami di The Smith. Karena itu, kami berharap insentif PPN dapat diperpanjang," katanya, Senin (14/6/2021).

Sebagaimana diberitakan, pemerintah membebaskan PPN untuk rumah tapak dan rumah susun (rusun) yang dibanderol berkisar Rp 300 juta hingga Rp 2 miliar. Langkah pemerintah menanggung PPN itu berlaku untuk rumah yang sudah jadi (ready stock) dan penyerahannya di rentang Maret-Agustus 2021. Aturan itu tertuang di dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 21/PMK/010/2021 yang diterbitkan Maret 2021.

"Kami yakin, penjualan sektor hunian di Tanah Air bisa bertumbuh minimal 100% bila diperpanjang hingga akhir 2021 karena masyarakat masih memiliki daya beli," terangnya.

Sementara itu Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) DKI Jakarta Arvin F Iskandar mengungkapkan insentif PPN perlu dilengkapi dengan kemudahan persetujuan (approval) perbankan bagi konsumen yang mengurus KPR/KPA. Kemudahan persetujuan bank itu diharapkan untuk properti yang mendapat insentif PPN maupun yang tidak mendapat insentif PPN. Tentu dengan tetap memperhatikan asas kehati-hatian bank.

"Kami memerlukan kecepatan approval bank, selain cepat juga kami harapkan lebih fleksibel," kata Arvin Iskandar.

Lebih lanjut, kecepatan approval tadi akan mampu menggerakkan sektor properti dan tentu saja perekonoian secara luas. Ia berharap, diskon PPN ini diperpanjang menjadi satu tahun.

"Kami juga berharap durasi insentif PPN diperpanjang menjadi satu tahun. Kalau itu terjadi, kami bersyukur," ujar Arvin.

PPN merupakan salah satu komponen biaya yang harus dibayarkan saat membeli hunian. Adanya diskon PPN ini berarti adanya biaya yang berkurang saat membeli rumah.

(acd/dna)