Fakta-fakta Progres Rumah DP 0 Rupiah Anies

Aulia Damayanti - detikFinance
Minggu, 22 Agu 2021 10:29 WIB
Pemprov DKI Jakarta mengubah batas penghasilan tertinggi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kini Orang berpenghasilan Rp 14 juta masuk kriteria pembeli rumah DP Rp 0.
Foto: Rengga Sencaya
Jakarta -

Program pembangunan rumah DP nol rupiah masih berlangsung. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Sarjoko membeberkan bagaimana progres terkini dari program hunian milik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Berikut fakta-faktanya terkait progres hingga pencapaian targetnya:

1. Ratusan Unit Rampung

Sarjoko mengungkap sudah ada ratusan unit yang telah terbangun dan juga ada ratusan yang sudah melalui akad kredit per 13 Agustus 2021.

"Nuansa Pondok Kelapa 780 unit (akad 678), Perumnas/Bandar Kemayoran 38 unit (sold out, Perumnas/Sentraland Cengkareng 94 unit (akad 89). Terdapat tambahan komitmen baru sebanyak 30 unit, total 124 unit," terangnya kepada detikcom, Sabtu (21/8/2021).

2. Dikebut Rampung 2022

Masih ada sejumlah proyek rumah DP nol rupiah dalam tahap pembangunan. Ada empat proyek yang berisi ratusan unit rumah yang ditargetkan rampung 2022 mendatang.

"1. Sarana Jaya/ Tower Swasana Pondok Kelapa (400 unit), 2. Sarana Jaya/Nuansa Cilangkap (860 unit), 3. Pasar Jaya/Pasar Senen Blok VI (540 unit), 4. Perumnas/ Mahata Lenteng Agung (35 unit)," jelasnya.

3. Gaet Mitra Swasta

Ke depannya Pemprov memiliki strategi baru yang dibangun dalam program rumah DP Nol Rupiah. Strategi itu yakni melibatkan pengembang swasta yang memiliki unit yang sudah siap dan akan dikerjasamakan dengan skema pembayaran DP nol rupiah.

"Strategi yang dikembangkan juga adalah membangun kemitraan dengan pengembang swasta yang memiliki unit terbangun (ready stock) untuk dikerjasamakan dengan skema pembiayaan DP Nol Rupiah," tutupnya.

4. Target Selesainya Pembangunan

Hingga kini masih ada ada empat proyek rumah DP Rp 0 yang masih dalam proses pembangunan. Empat proyek itu ditargetkan selesai pada 2022 mendatang.

"Unit sedang proses pembangunan (selesai 2022) 1. Sarana Jaya/ Tower Swasana Pondok Kelapa (400 unit), 2. Sarana Jaya/Nuansa Cilangkap (860 unit), 3. Pasar Jaya/Pasar Senen Blok VI (540 unit), 4. Perumnas/ Mahata Lenteng Agung (35 unit)," kata Sarjoko.

Lantas berapa target total unit rumah DP nol rupiah yang menjadi program dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan?

Sebelumnya, Maret lalu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui ada perubahan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemprov DKI 2017-2022 berkaitan dengan kebijakan rumah DP Nol Rupiah.

Perubahan itu salah satunya jumlah target pembangunan rumah DP nol rupiah. Dia menyebut kini hanya 10 ribu unit. Padahal awalnya Pemprov DKI menargetkan pembangunan sebanyak 232.214 unit.

"Ini sedang kita evaluasi, yang menjadi tanggung jawab kami kurang-lebih 10 ribu lebih angkanya, dan nanti ada tanggung jawab pihak swasta, bersama swasta. Jadi semuanya kita revisi sesuai dengan fakta dan kondisi yang ada. Kami terus berkomitmen membangun rumah bagi kepentingan masyarakat," terang Riza, Rabu (17/3/2021).



Simak Video "Perjalanan Rumah DP Rp 0 Anies Baswedan"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)