Milenial Bisa Kok Punya Rumah, Ini Tipsnya Biar Kesampaian

Tim Detikcom - detikFinance
Kamis, 02 Sep 2021 18:09 WIB
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) kembali gelar Indonesia Properti Expo (IPEX) di JCC. Harga hunian yang ditawarkan bervariasi mulai dari 100 jutaan. Penasaran?
Foto: Ari Saputra

Menurut Anthony, bisnis properti dapat dikatakan mudah asalkan strategi pemilihan tempat, mitra seperti bank, hingga kontraktor sudah dikuasai.

"Jika memang belum memiliki modal uang, maka sebaiknya mempelajari proyeksi, perhitungan dan ilmu terkait penjualan dan bisnis properti. Dengan demikian, kita dapat melakukan pengajuan ke orang yang memiliki modal. Jika hal ini sudah dilakukan, maka pengalaman dan latar belakang yang baik sudah dimiliki, dan akan lebih mudah mengajukan pembiayaan ke bank untuk mengembangkan bisnis ke depan," jelas Anthony.

Tak berhenti di situ, saat properti sudah dimiliki, maka pembeli sebaiknya menyiapkan perlindungan yang cocok dari berbagai risiko yang tidak diinginkan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat pada tahun 2020, terdapat lebih dari 2,000 bencana alam yang didominasi oleh banjir
dengan total jumlah kerusakan rumah melebihi 42,000.

Selain itu, semakin bertambahnya perumahan di lingkungan perkotaan yang berupa hunian padat penduduk turut menghadirkan potensi musibah seperti kebakaran dan pencurian yang menyebabkan risiko kehilangan atau kerusakan semakin mungkin terjadi.

"Ketika hunian sudah dimiliki, penting diingat bahwa beberapa risiko perlu diantisipasi, sehingga rumah sebagai aset dan tempat tinggal tetap terjaga. Asuransi yang tepat dapat memberi perlindungan komprehensif. Dengan produk Allianz yaitu RumahKu Plus, nasabah dapat terlindungi dengan jaminan untuk akomodasi sementara, kebakaran, banjir, gempa bumi, kerusakan harta benda, ganti rugi atas kematian tertanggung, serta terorisme dan sabotase," tambah Alwin.


(zlf/zlf)