Milenial Bergaji Rp 4 Juta/Bulan Bisa Punya Rumah, Ini Kiat-kiatnya!

Siti Fatimah - detikFinance
Selasa, 07 Sep 2021 15:55 WIB
KPR Tapera
Foto: Milenial Punya Rumah (Tim Infografis Fuad Hasim)
Jakarta -

Tak hanya soal investasi, generasi milenial kini mulai melek untuk memiliki rumah pribadi. Akan tetapi, niat tersebut terkadang menciut saat melihat besaran biaya yang harus dikeluarkan saat memutuskan untuk mengambil cicilan rumah.

Eits, jangan khawatir. Founder Muda Keren Punya Property, Ruby Herman punya taktiknya bagaimana milenial zaman sekarang bisa membeli rumah, mulai dari persyaratan hingga hitungan biayanya.

Ruby mengatakan, secara batasan usia, seseorang yang sudah berusia 21 tahun dan memiliki kartu tanda pengenal sebetulnya sudah dapat mengajukan kredit rumah atau membeli rumah secara cash keras (tunai). Kemudian, penting juga bagi milenial yang ingin membeli rumah untuk mengetahui syarat administrasi saat mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR).

"Dalam melakukan pembelian kredit pasti kan dibutuhkan syarat-syarat, pertama harus bekerja sebagai karyawan tetap minimal 2 tahun, kemudian punya penghasilan, nah penghasilan ini biasanya cicilannya adalah maksimumnya yaitu 30% atau sepertiga dari gaji. Jadi teman-teman kalau mau beli rumah yang cicilannya sesuai dengan kemampuan, contoh misalnya gaji Rp 10 juta artinya maksimal cicilannya Rp 3 juta untuk beli rumah," kata Ruby saat dihubungi detikcom, Selasa (7/9/2021).

Tak cukup sampai disitu, penting juga untuk mengatur keuangan sebelum memutuskan membeli rumah. Biasanya di awal, akan ada banyak pengeluaran yang harus dibayar sebelum masuk pada tahap cicilan bulanan.

"Jadi mulai dari sekarang nabung dulu, karena biasanya pembelian rumah dibutuhkan down payment (DP). Nah teman-teman belajar mengelola keuangan, menunda kesenangan, 30% nya tabung. Misalnya tabungan itu tercapai DP sebesar 5% dari harga properti artinya teman-teman sudah siap untuk membeli properti," ujarnya.

Rata-rata yang milenial hadapi adalah ketidaksanggupan untuk mengumpulkan biaya DP. Oleh sebab itu, tunda pengeluaran untuk hiburan sementara waktu agar dapat membeli properti yang jadi kebutuhan dasar di masa depan.

Kemudian, terdapat syarat-syarat lain yang berlaku dalam membeli properti seperti bekerja sebagai karyawan atau wiraswasta. Jika karyawan minimal bekerja 2 tahun dan wiraswasta telah bekerja minimal 5 tahun. Ada juga beberapa berkas seperti KTP, KK, NPWP, surat keterangan pekerjaan dan lain-lain.

Bicara mengenai minimal penghasilan bulanan, di Indonesia khususnya pemerintah menyediakan fasilitas rumah subsidi. Ruby mengatakan, untuk gaji Rp 4 juta sudah dapat membeli rumah KPR bersubsidi.

"Karena di Indonesia khususnya, kita ada yang namanya rumah subsidi. Untuk gaji sekitar Rp 4 juta pun sudah bisa beli properti dengan menggunakan kredit untuk rumah subsidi. Jangan lupa untuk perhatikan syarat-syaratnya dan beli lah sesuai kemampuan," pungkasnya.

Tonton juga Video: Dede Koswara, Petani Yang Menepis Stigma 'Millenial"

[Gambas:Video 20detik]




(dna/dna)