d'House Hunter

Peluang Cuan di Ciracas: Juragan Kosan hingga Sewakan Apartemen

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 08 Sep 2021 12:19 WIB
Ragam Hunian di Ciracas
Foto: Danang Sugianto
Jakarta -

Ciracas bukan hanya menjadi kawasan yang direkomendasikan untuk membeli tempat tinggal. Tapi juga punya peluang mendatangkan cuan dari sektor properti.

CEO dan Founder Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda menjelaskan, peluang pertama adalah harga tanah di Ciracas yang masih punya peluang untuk terus tumbuh. Ada beberapa alasannya, pertama harga tanah di Ciracas terbilang lebih murah dibandingkan wilayah lainnya di Jakarta.

Misalnya di Jakarta Timur saja, tanah di Ciracas masih jauh lebih murah dibandingkan di Cakung. Menurut hasil survei yang dia lakukan di 2020, harga tanah di Cakung sekitar Rp 5-13 juta per meter. Sedangkan di Cakung sekitar Rp 2,3 juta hingga Rp 5,5 juta per meter.

"Itu untuk harga wilayah pemukiman di 2020 menurut hasil yang kami survei. Kenaikan tertinggi terjadi di 2018-2019 kemarin karena ada pembangunan yang masif, harga tanah akan naik. Tapi memang naiknya masih dibatas itu," ucapnya kepada detikcom.

Tim d'House Hunter mencoba menelusuri Ciracas. Namun menurut penuturan warga sekitar malah harga tanah di Ciracas sekitar Rp 7 juta per meter.

"Sekarang sekitar Rp 7 jutaan, 10 tahun lalu masih Rp 3 jutaan," tutur Budi, warga yang mengaku sudah tinggal di Ciracas sejak 1996.

Meski berbeda dengan dengan data yang dimilikinya, Ali menilai kenaikan harga tanah sebesar Rp 4 juta selama 10 tahun terbilang cukup besar.

Menurut Ali Ciracas memang tidak mengalami kenaikan harga tanah sebesar di wilayah Jakarta Selatan, Pusat, Barat, maupun Utara. Hal yang membuat itu terjadi, karena perumahan sekitar Ciracas masuk dalam kategori menengah.

"Sebuah wilayah bisa naik harganya signifikan jika masuk pengembang besar. Ciracas juga rata-rata masyarakat menengah," terangnya.

Simak Video: Biar Cuan Investasi Properti Saat Pandemi

[Gambas:Video 20detik]