Pasar Properti Rumah Tapak Berangsur Pulih, Ini Buktinya

Tim Detikcom - detikFinance
Minggu, 19 Sep 2021 11:00 WIB
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) kembali gelar Indonesia Properti Expo (IPEX) di JCC. Harga hunian yang ditawarkan bervariasi mulai dari 100 jutaan. Penasaran?
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Sektor properti mulai berangsur pulih. Minat masyarakat untuk membeli hunian atau properti sudah mulai bergairah dalam masa pemulihan ekonomi ini, apalagi pemerintah memberikan relaksasi pajak.

Head of Research JLL Indonesia, Yunus Karim mengatakan, rumah tapak adalah salah satu sektor properti yang terbilang kuat dihantam pandemi Corona.

"Sektor rumah tapak tetap bertahan di masa pandemi. Pengembang perumahan cukup aktif dalam meluncurkan produk dan mendapat respon yang baik dari pasar. Kita melihat di Semester I/2021 hampir 80% yang terjual adalah unit rumah dibawah harga Rp1,3 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa keterjangkauan harga tetap menjadi kunci dari performa sektor ini," ujar Yunus dalam keterangannya, Minggu (19/9/2021).

Salah satu bukti bahwa pasar sudah mulai pulih adalah laris manisnya proyek perumahan pengembang PT Lippo Karawaci (LPKR). LPKR berhasil menjual habis 680 unit Cendana Parc North, rumah tapak 2 lantai dengan pilihan 2 dan 3 kamar tidur yang berlokasi di kawasan utama Lippo Village dalam waktu 5 jam.

Acara pemilihan unit rumah tapak dengan harga mulai Rp 676,5 juta yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 September 2021 di Maxx Box Lippo Village itu berlangsung tertib dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

CEO LPKR John Riady menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat kepada produk yang diluncurkannya.

"Cendana Parc North ini merupakan klaster yang kedelapan sejak peluncuran klaster Cendana Series yang pertama di tahun 2020. Kami tetap menjaga komitmen kami untuk menyediakan rumah yang mementingkan kualitas dengan harga terjangkau. Berlokasi di tengah kota Lippo Village dengan semua fasilitas kota yang sudah matang, Cendana Parc North bukan hanya rumah tempat tinggal, tapi sekaligus investasi masa depan."

"Beberapa klaster yang kami luncurkan tahun lalu, saat ini sudah mulai hand over. Di tengah kendala masa pandemi dengan pemberlakuan PPKM, kami bersyukur bahwa semuanya berjalan dengan lancar sehingga dapat melakukan serah terima tepat waktu." ungkap John.

(zlf/zlf)