d'House Hunter

Makin Macet, Harga Tanah di Cikarang Makin Melambung

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 28 Nov 2021 18:59 WIB
dHouse Hunter Cikarang/Danang Sugianto
Foto: d'House Hunter Cikarang/Danang Sugianto
Cikarang -

Wajah Cikarang saat ini dengan 10-15 tahun sudah berbeda. Semakin banyak penduduknya, semakin macet pula di beberapa titik jalanan di Cikarang.

Salah satu warga setempat, Abdul yang mengaku sudah tinggal sekitar 5 tahun di Cikarang Utara memang merasa kawasan itu sudah semakin ramai penduduknya.

"Ya dilihatnya dari macetnya. Terasa makin lama macetnya makin parah. Jalanan makin ramai," ucapnya saat berbincang dengan detikcom.

Memang menurut dia perumahan di wilayah Cikarang Utara terus bertambah dari tahun ketahun. Kebanyakan perumahan di wilayah ini juga berbentuk perumahan luas dengan jumlah unit minimal ribuan. Sangat jarang ditemui perumahan cluster dengan jumlah sedikit di Cikarang.

"Kayaknya semenjak ada perumahan subsidi yang diresmiin Presiden Jokowi, jumlah perumahan di sini makin banyak," tambahnya.

Ternyata kemacetan di Cikarang berkorelasi juga dengan harga tanah di sana. Menurut sepengetahuan Abdul tanah di Cikarang sekitar 10-15 tahun lalu sekitar Rp 100 ribu per meter.

Namun kini jika dilihat dari berbagai situs penjualan rumah, seperti Rumah.com dan Lamudi, tanah di Cikarang Utara sudah berkisar Rp 300 hingga Rp 500 ribu per meter.

Menurut pemantauan tim d'House Hunter dari pusat Cikarang Utara yakni wilayah dekat dengan stasiun hingga Sukatani memang berderet perumahan-perumahan baru. Mereka menjual akses yang mudah menuju stasiun.

Rata-rata dari pengembang perumahan sebenarnya juga menjual rumah subsidi di wilayah perumahannya. Namun kebanyakan untuk stok rumah subsidi dengan dihentikan sementara. Meski begitu masih banyak juga rumah komersil dengan harga di bawah Rp 200 juta.

(das/dna)