Luhut Bilang Investor China Nyaris Nggak Kebagian Kamar Gegara Hotel Penuh

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 16 Des 2021 15:54 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan
Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bercerita bahwa tamunya, investor dari China sempat tidak kebagian tempat menginap di Jakarta. Hal itu terjadi karena saat ini hotel-hotel di Jakarta sedang penuh-penuhnya.

"Sekarang kalau Anda cek hotel di Jakarta, sekarang ini hampir penuh atau mungkin penuh. Kemarin saja tamu kami dari Tiongkok, yang investor besar hampir saja ndak dapat hotel," ungkap Luhut dalam webinar Arah Bisnis 2022, Rabu (15/12/2021).

Menurutnya hal ini menjadi salah satu contoh telah terjadinya pemulihan ekonomi di Indonesia, khususnya di ibu kota Jakarta.

Dia menjelaskan keyakinan konsumen di Indonesia telah pulih dengan cepat dari kondisi pandemi COVID-19. Dengan tingkat keyakinan konsumen yang tinggi, artinya keinginan belanja dan mengeluarkan uang di tengah masyarakat makin besar.

Nah menurutnya, sebagai bukti masyarakat mulai berani mengeluarkan uang adalah penuhnya hotel-hotel di Jakarta. "Betapa ini contoh bagus sekali dari pemulihan ekonomi," ujarnya.

Dalam paparan Luhut, Indeks Keyakinan Konsumen telah berada di level 118,5 poin, jauh lebih tinggi dari angka sebelum pandemi. Indeks ini pun sempat anjlok di bulan Agustus dengan berada di bawah angka 100 poin.

"Keyakinan konsumen pulih cepat, belanja masyarakat sudah berada di atas tingkat sebelum pandemi, ini sangat menggembirakan," papar Luhut.

Luhut bilang pemulihan ekonomi yang terjadi sekarang adalah buah dari pengendalian penyebaran kasus COVID-19 yang bisa dijaga dengan baik. Menurutnya, bila kasus terus turun, angka indikator perekonomian akan makin naik.

"Saya berkali-kali sampaikan indeks konsumen membaik ketika kasus menurun, penjualan ritel juga naik kalau kasus turun. Semua terjadi, karena melalui kebijakan PPKM agar COVID-19 bisa dijaga ke tingkat rendah," kata Luhut.

(hal/zlf)