Banting Harga! Rumah 'Sultan' di Jakarta Makin Murah

ADVERTISEMENT

Banting Harga! Rumah 'Sultan' di Jakarta Makin Murah

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 16 Jan 2022 10:31 WIB
Rumah-rumah orang kaya atau tajir di kawasan elit seperti Pondok Indah dan Menteng dijual. Begini penampakan rumahnya.
Sebuah rumah dua lantai di atas lahan cukup luas di Pondok Indah dijuali melalui jasa broker. (Foto: Sylke Febrina Laucereno/Detikcom)
Jakarta -

Harga rumah mewah di Jakarta makin murah. Jika dibandingkan dengan sebelum masa pandemi harganya mengalami penurunan.

Ketua DPD Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) DKI Jakarta Clement Francis mengatakan harga rumah mewah di Jakarta dibandingkan sebelum pandemi terkoreksi rata-rata sekitar 15-20%.

"Kalau terkoreksi memang sampai saat ini masih terjadi. Bisa 15-20% koreksi ini terjadi," ungkap Clement kepada detikcom, Jumat (14/1/2022) yang lalu.

Dia bilang konsumen masih mendapatkan banyak pilihan rumah, maka dari itu harga rumah mewah masih rendah tahun ini. Apalagi, menurutnya saat ini banyak rumah yang dijual sejak 2021 kemarin belum laku juga.

"Unit yang mau dijual kan masih ada, masih banyak memang. Apa yang ada di pasaran 2021 ini masih ada di tahun 2022, jadi harga nggak akan jauh beda, terkoreksi sejak tahun lalu," ungkap Clement.

Dia mengatakan semakin banyak pilihan rumah mewah yang dijual, semakin besar konsumen mendapatkan pilihan harga yang murah.

"Cuma ini mindset orang pembeli juga kan memang pilihan banyak biar dia dapat harga terbaik. Orang Indonesia lagi kan nggak nawar kan nggak puas juga. Apalagi mindsetnya lagi pandemi juga, maunya harga apa-apa murah," ungkap Clement.

Fenomena harga rumah mewah yang murah telah terjadi sejak tahun lalu. Dalam catatan detikcom, Clement sebelumnya mengatakan di tengah pandemi banyak keperluan yang lebih penting yang mesti dipenuhi pemilik rumah mewah.

Makanya saat itu banyak rumah mewah pun akhirnya dijual. Tawaran rumah mewah bekas bermunculan. Banyak pemilik rumah menjual dengan harga yang murah agar cepat laku.

"Di tengah kondisi begini memang lebih banyak yang mau jual daripada mau beli. Dari segi faktor kita nggak bisa judge, tetapi kondisi ini mungkin ada orang mau menyisikan uang untuk keperluan lain gitu," ungkap Clement kepada detikcom, Selasa (6/7/2021) silam.

Dia juga menduga bisa saja ada orang yang bisnisnya berkinerja buruk di tengah pandemi maka menjual rumah mewah untuk membantu bertahan.

"Kita nggak tahu apa yang terjadi dengan usahanya orang juga kan di tengah pandemi ini, mungkin dia lagi down, jual rumah," ungkap Clement.



Simak Video "Polda Sumut Geledah Rumah Mewah Pemilik Judi Online"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT