Nusantara Nama Ibu Kota Baru RI, Begini Tahapan Pembangunannya

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 18 Jan 2022 15:35 WIB
Pindah Ibu Kota
Foto: Pindah Ibu Kota (Denny Pratama/detikcom)
Jakarta -

Pembangunan Nusantara sebagai ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) dilakukan bertahap hingga 2045. Mengacu buku saku pemindahan IKN, tahapannya sudah dimulai sejak 2020.

Pemindahan tahap awal dilakukan pada 2020-2024, yakni membangun infrastruktur utama, seperti Istana Kepresidenan, Gedung
MPR/DPR, dan perumahan di area utama IKN. Kemudian pemindahan ASN/PNS tahap awal , seperti TNI, Polri, dan MPR.

Pada tahap awal juga ditargetkan infrastruktur dasar utama selesai dibangun dan beroperasi, seperti air hingga energi untuk 500 ribu penduduk di tahap awal.

"Presiden pindah ke KIKN sebelum 16 Agustus 2024 dan merayakan Peringatan Hari Kemerdekaan RI di KIKN pada tanggal 17 Agustus 2024," demikian dikutip detikcom dari buku saku pemindahan IKN, Selasa (18/1/2022).

Selanjutnya pada 2025-2035 fokusnya adalah membangun IKN sebagai area inti yang tangguh, mencakup pengembangan fase kota berikutnya, misalnya saja pusat inovasi dan ekonomi.

Pada fase kedua juga targetnya adalah menyelesaikan pemindahan pusat pemerintahan IKN, mengembangkan sektor-sektor ekonomi prioritas, menerapkan sistem insentif untuk sektor-sektor ekonomi prioritas, serta mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Kemudian yang dilaksanakan pada 2035-2045 adalah membangun seluruh infrastruktur dan ekosistem 3 kota untuk percepatan pembangunan Kaltim, dengan cara memperluas pengembangan kota dan menyelesaikan konektivitas antar dan dalam kota.

IKN juga pada periode tersebut ditargetkan menjadi destinasi FDI nomor 1 untuk sektor-sektor ekonomi prioritas di Indonesia, menjadi 5 besar destinasi utama di Asia Tenggara bagi talenta global.

Berikutnya mendorong jaringan utilitas yang berkelanjutan dengan mengimplementasikan enablers ekonomi sirkuler, serta mengembangkan pusat inovasi dan pengembangan talenta.

Mulai 2045 dan seterusnya yang jadi fokus adalah mengokohkan reputasi IKN sebagai "Kota Dunia untuk Semua". Capaian yang akan dikejar, yakni menjadi kota terdepan di dunia dalam hal daya saing, 10 besar livable city (kota layak huni) di dunia, dan mencapai net zero-carbon emission (nol emisi karbon), serta 100% energi terbarukan pada kapasitas terpasang.

"Kota pertama di dunia dengan jumlah penduduk >1 juta jiwa yang akan mencapai target ini," demikian penjelasan buku saku pemindahan IKN.

Simak video 'Jokowi Disebut Sudah Kantongi Nama Pemimpin Ibu Kota Baru':

[Gambas:Video 20detik]



(toy/eds)