Menerka Calon Pimpinan Nusantara yang Sudah di Kantong Jokowi

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 18 Jan 2022 19:15 WIB
Nama ibu kota baru kini telah disepakati oleh pemerintah dengan nama Nusantara. Bagaimana fakta terbarunya?
Foto: dok. Screenshot
Jakarta -

Calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) masih menjadi teka-teki. Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut sudah mengantongi nama calon pimpinan Nusantara, ibu kota baru Indonesia yang akan menggantikan Jakarta.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menjelaskan nama calon Kepala Badan Otorita IKN akan ditunjuk langsung oleh Jokowi. Dia mengaku belum mengetahui sosoknya.

"Mengenai siapa yang akan ditunjuk oleh Presiden bisa ditanyakan Presiden, ada di kantongnya beliau. Saya tidak tahu tetapi tentu pasti pilihannya pilihan yang tepat untuk itu," katanya dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Selasa (18/1/2022).

Jokowi jauh-jauh hari sudah menyinggung beberapa kandidat potensial sebagai Kepala Badan Otorita IKN, yaitu mantan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro, mantan Direktur Utama Wijaya Karya (WIKA) Tumiyana.

Selanjutnya ada Mantan Bupati Banyuwangi yang sekarang menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Azwar Anas, serta Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok. Nama terakhir paling mencolok karena menjadi buah bibir banyak orang.

"Kandidatnya ada ya, yang namanya kandidat memang banyak. Pertama Pak Bambang Brodjo, kedua Pak Ahok, ketiga Pak Tumiyono, keempat Pak Azwar Anas," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta pada 2 Maret 2020.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) RUU IKN Ahmad Doli Kurnia membeberkan kriteria calon Kepala Otorita IKN Nusantara. Salah satunya harus mengetahui visi dari Jokowi.

"Saya kira kalau soal kriteria, yang paling penting adalah tahu betul tentang visi Pak presiden, visi pemerintah, visi kita semua sekarang ini tentang pentingnya pemindahan ibu kota negara itu, itu yang paling penting," kata Doli kepada wartawan di Kompleks Parlemen.

Doli menuturkan, selain mengetahui visi Presiden, calon Kepala Otorita IKN Nusantara harus memiliki pengalaman mengenai perencanaan tata ruang dan tata kota. Termasuk, sambung dia, punya pengalaman mencari skema-skema pembiayaan.

"Yang kedua, mungkin orangnya yang punya pengalaman ya di dunia urban planning, planologi. Terus juga punya pengalaman tentang bagaimana berinovasi mencari skema-skema pembiayaan, dan tentu orang yang berintegritas," ujarnya

(toy/eds)