Kenapa Ibu Kota Harus Banget Pindah? Jakarta Mau Tenggelam

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 20 Jan 2022 14:52 WIB
Infrastruktur Dasar Ibu Kota Baru
Foto: Tim Infografis/Luthfy Syahban
Jakarta -

Proses pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim) sudah selangkah lebih maju. Undang-Undang tentang Ibu Kota Negara (IKN) telah resmi dibuat.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, apa urgensinya dari pemindahan IKN ini?

Buku Saku Pemindahan IKN yang dikeluarkan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menjelaskan mengenai pentingnya pemindahan IKN. Salah satunya Jakarta yang sudah terancam tenggelam.

Melansir Buku Saku tersebut, Kamis (20/1/2022), wilayah Jakarta saat ini terancam bahaya banjir, gempa bumi dan tanah turun. Tercatat tanah turun di Jakarta mencapai 35-50 cm selama kurun waktu 2007-2017, dengan rata-rata penurunan muka air tanah 7,5-10 cm per tahun.

Dijelaskan juga sekitar 50% wilayah Jakarta memiliki tingkat keamanan banjir di bawah 10 tahunan, sementara ideal kota besar minimum 50 tahunan.

Selain itu dari sisi kualitas air, 57% air waduk tercemar berat dan 61% air sungai juga tercemar berat. Dari sisi ketangguhan, terjadi kenaikkan muka air laut sebesar 25-50 cm pada tahun 2050.

Wilayah Jakarta juga terancam oleh aktivitas gunung api, seperti gunung Krakatau dan gunung Gede. Ada juga potensi gempa bumi-tsunami megathrust Selatan di sekitar Jakarta, Jawa Barat dan Selat Sunda, serta gempa darat dari sesar baribis, sesar lembang, dan sesar cimandiri.

Alasan urgensi lainnya adalah sekitar 57% penduduk Indonesia terkonsentrasi di pulau Jawa dengan jumlah 150,18 juta jiwa. Hal itu juga mempengaruhi kontribusi ekonomi dari pulau Jawa terus menerus menjadi yang paling besar yakni 59% pada 2020.

Pertumbuhan urbanisasi yang sangat tinggi juga berdampak pada kemacetan tinggi dan kualitas udara yang tidak sehat.

Menurut data UN 2013, Jakarta menempati peringkat ke-10 sebagai kota terpadat di dunia. Selain itu WEF pada 2017 mencatat Jakarta menduduki peringkat ke-9 sebagai kota terpadat di dunia.

Lihat juga video 'UU IKN Disahkan-Ibu Kota Baru Bernama Nusantara':

[Gambas:Video 20detik]



(das/dna)