RI Impor Gandum Rp 12 Triliun dari Australia, Dipakai Buat Bikin Indomie

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 26 Jan 2022 18:10 WIB
Indomie goreng di rak supermarket
Indomie/Foto: detikcom/Riska Fitria
Jakarta -

Indonesia menjadi negara pasar gandum terbesar bagi Australia. Selama 2020-2021, gandum asal Australia diekspor sebesar AU$ 1,2 miliar atau sekitar Rp 12,2 triliun (kurs Rp 10.200) ke Indonesia.

Menteri Pertanian dan Menteri untuk Wilayah Utara Australia David Littleproud menyatakan gandum sebagai produk premium Australia disulap menjadi produk populer di Indonesia. Produk tersebut adalah mie instan Indomie.

"Produk premium kami diubah menjadi produk konsumen populer dalam permintaan global, seperti mie Indomie yang terkenal di dunia," tutur David dalam keterangannya, Rabu (26/1/2022).

Hari ini, David dan rombongannya melakukan kunjungan ke salah satu pabrik penggilingan tepung di Indonesia. Di pabrik tersebut, gandum diubah jadi bahan baku untuk Indomie.

"Saya mengunjungi pabrik penggilingan tepung Bogasari, salah satu pelanggan tunggal terbesar Australia untuk produk gandum," papar David.

Dia juga menjelaskan Indonesia adalah pasar ekspor pertanian, perikanan, dan kehutanan terbesar ke empat bagi Australia. Jumlah ekspor produk di sektor tersebut yang dilakukan oleh Australia senilai AU$ 2,9 miliar atau sekitar Rp 29,5 triliun pada 2020-2021.

Masih di sektor yang sama, bila digabungkan total transaksi dua arah antara Indonesia dan Australia mencapai AU$ 4,07 miliar atau sekitar Rp 41,5 triliun.

David sendiri melakukan kunjungan ke Indonesia dari tanggal 25-28 Januari 2022. Kunjungan dilakukan untuk bertemu dengan pelaku agribisnis dan pemerintah di Indonesia. Besok, rencananya David akan menemui Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk membahas kerja sama di bidang pertanian.



Simak Video "Penggilingan Gandum Ukraina Beroperasi Lagi Setelah Ditinggal Rusia"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/zlf)