SoftBank Mundur, Pendanaan Ibu Kota Baru Gimana Bu Sri Mulyani?

ADVERTISEMENT

SoftBank Mundur, Pendanaan Ibu Kota Baru Gimana Bu Sri Mulyani?

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 22 Mar 2022 15:04 WIB
tahapan pindah ibu kota
Foto: Zaki Alfarabi/Infografis
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan pandangannya terkait sikap investor yang mundur dari pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) seperti SoftBank Corp. Hal itu dinilai sesuatu yang harus dihargai karena selama ini belum ada komitmen kuat yang bersifat mengikat.

"Kemarin banyak bilang SoftBank batal. Kalau mereka mengatakan expression of interest, semua orang juga. Kalau presiden ketemu banyak pimpinan negara pasti we want to support Indonesia. Saya aja sebagai Menteri Keuangan diberbagai kesempatan banyak yang menanyakan bagaimana IKN," katanya dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2022, Selasa (22/3/2022).

Sri Mulyani menyebut jika pembangunan IKN merupakan pekerjaan jangka panjang yang bisa mendatangkan kesempatan baru di kemudian hari karena potensi di wilayahnya sangat besar. Faktanya, saat ini masih dalam tahap awal untuk penggarapan.

"Rencana umum dari pembangunannya sendiri sedang disusun, undang-undang is one thing tapi bagaimana bentuknya nanti memang sudah mulai dibahas. Nanti tempat pemerintahan pusat di mana titik nol-nya sudah ditentukan, namun luas itu hampir sekitar lebih dari 200.000 hektar sehingga nanti desain kotanya akan seperti apa," tuturnya.

Sebagai Bendahara Negara, Sri Mulyani mengaku akan menghitung beban yang akan muncul dari sisi APBN yang saat ini aturannya masih disiapkan. Selain dari situ, pendanaan juga akan berasal dari swasta, BUMN, dan sumber lainnya yang masih sesuai dengan Undang-Undang.

"Aturan untuk pendanaan ibu kota negara juga sedang diselesaikan. Jadi kalau sekarang banyak orang yang ngomongin tentang itu kayaknya kayak analisa saja di situ," tegasnya.

Sumber pendanaan dari APBN untuk ibu kota baru, kata Sri Mulyani, sampai 2024 akan digunakan buat infrastruktur dasar yang harus ada di sana seperti jalan tol, pelabuhan, hingga bandara.

"Infrastruktur pokok yang harus di sana kemarin kita lihat jalan tolnya harus sampai ke ujung, pelabuhan dan juga mungkin termasuk airport yang baru itu adalah infrastruktur dasar. Infrastruktur air sudah ada sekarang ini yang dibangun PUPR itu bendungan. Listrik nanti PLN akan masuk dan lain-lain," bebernya.

Sri Mulyani janji sumber pendanaan ibu kota baru nantinya akan disampaikan secara terbuka dan akuntabel. "Nanti kita akan sampaikan semua tahap pertama sampai 2024 apa yang akan kita capai, berapa dananya dan sumbernya darimana saja pasti akuntabel dan transparan," tandasnya.

Lihat juga Video: Saat Jokowi Ajak-ajak Investor dalam Pembangunan IKN Nusantara

[Gambas:Video 20detik]




(aid/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT