60 Ribu PNS Pindah ke IKN di 2024, Rumahnya Sudah Siap Belum Ya?

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 15 Apr 2022 22:00 WIB
Infografis Jadwal Pindah Ibu Kota
Foto: Infografis detikcom/M Fakhry Arrizal
Jakarta -

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyatakan sebanyak 60 ribu orang akan dipindahkan ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di tahap awal tahun 2024. Mereka terdiri dari aparatur sipil negara (ASN) atau PNS dan TNI/Polri.

Untuk menampung kepindahan 60 ribu ASN ke IKN terdapat 2 kemungkinan penyediaan hunian yang disiapkan. Pertama disiapkan hunian yang pemanfaatannya sesuai dengan lampiran UU IKN.

Kemungkinan pertama disiapkan hunian di KIPP sebanyak 801 tower rumah susun dan 426 unit rumah tapak untuk menampung 37 ribu personil ASN dan Hankam. Kemudian di WP 2 dan 4 disiapkan 476 tower rusun dan 1.706 rumah tapak untuk menampung sekitar 23 ribu personil.

Selanjutnya kemungkinan kedua, disiapkan hunian yang pemanfaatannya dilakukan secara bersama, dalam hal ini 1 unit digunakan untuk 2 atau 3 personil.

Rencananya, di WP 1A KIPP disediakan 344 tower rusun dan 97 rumah tapak yang mampu menampung sekitar 53 ribu personil. Kemudian di WP 1B disediakan 52 tower rusun untuk menampung sekitar 7 ribu personil.

Namun, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kemungkinan tidak akan bisa mengejar pembangunan hunian untuk menampung 60 ribu ASN di Ibu Kota Nusantara.

"Bukan karena mampu atau tidak mampu, tapi kita mempertimbangkan juga, satu; kesiapan lahannya, kemudian jalur logistik terutama, kemudian sumber daya konstruksi," kata Ketua Bidang Perencanaan Perumahan Kementerian PUPR, Dedy Permadi dalam webinar tentang kesiapan infrastruktur dan perpindahan ASN ke IKN awal 2024, dikutip detikcom, Jumat (15/4/2022).

Jadi, dengan mempertimbangkan kesiapan lahan, perencanaan, jalur logistik, dan sumber daya konstruksi, kemampuan Kementerian PUPR secara teknis untuk menyediakan hunian sampai 2024 adalah sebanyak 80 tower dan 36 rumah tapak yang berlokasi di WP 1A pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

"Kira-kira mampu menampung 3.700 (unit) dan kalau dimanfaatkan bersama mungkin bisa sampai 12.500 personil lah," jelasnya.

Kementerian PUPR, lanjut dia, terus melakukan rapat internal untuk melakukan persiapan-persiapannya dalam rangka mewujudkan pemindahan ASN ke ibu kota baru.

Dia merincikan, hunian yang akan dibangun hingga 2024 adalah 38 tower rusun ASN, 5 tower rusun ASN, 36 rumah tapak menteri, 10 tower rusun Paspampres, 18 tower rusun TNI, 7 tower rusun Polri, 2 tower rusun BIN.

"Sepertinya TNI memang harus menjadi prioritas juga untuk dilaksanakan karena nanti berfungsi sebagai pengamanan di awal di lokasi (IKN), TNI Polri dan sebagainya," tambah Dedy.

(toy/dna)