Jepang Bakal Kirim Tim Ahli ke IKN, Mau Cek Apa Nih?

Tim detikcom - detikFinance
Selasa, 03 Mei 2022 12:42 WIB
Pekerja menyelesaikan pembuatan prasasti bergambar peta Indonesia di titik nol kilometer Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (19/4/2022). Prasasti tersebut dibangun di atas tanah dan air dari 34 provinsi di Indonesia yang telah disatukan. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/wsj.
Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S: Prasasti Peta Indonesia di Titik Nol IKN Nusantara
Jakarta -

Jepang berencana mengirim tim ahli ke lokasi IKN Nusantara di Kalimantan Timur. Rencana ini disampaikan Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang Tetsuo Saito saat bertemu Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di sela Asia-Pacific Water Summit ke-4 di Kumamoto, Jepang, Sabtu (23/4/2022).

"Jepang juga akan mempertimbangkan untuk mengirimkan para ahli dalam rangka mengumpulkan informasi terkait perencanaan IKN dan berharap ada sharing knowledge dengan Pemerintah Indonesia. Kami berharap pemindahan IKN dapat berjalan lancar," ujar Tetsuo, dikutip dari keterangan tertulis Kementerian PUPR, Selasa (3/5/2022).

Indonesia memang meminta bantuan konsultasi dan supervisi Jepang dalam proyek pembangunan IKN Nusantara. Hal itu disampaikan Basuki saat bertemu Tetsuo.

"Kementerian PUPR akan meminta bantuan konsultasi supervisi Jepang dalam pembangunan Ibu kota Negara (IKN), dan berkoordinasi dalam program prioritas rehabilitasi dan konservasi 15 danau di Indonesia," terang Basuki dikutip dari Instagram Kementerian PUPR, Selasa (3/5/2022).

Rencana meggandeng Jepang juga disinggung dalam pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, Jumat (29/4/2022).

Dalam konferensi pers dia menyampaikan sejumlah isu, salah satunya Jokowi berharap Jepang terlibat dalam proyek Ibu Kota Negara (IKN) baru, Nusantara di Kalimantan.

"Ke depannya Indonesia mengharapkan partisipasi Jepang dalam proyek-proyek infrastruktur seperti di Ibu Kota Nusantara dan juga untuk ambon port," terang Jokowi dalam konferensi pers, Jumat (29/4/2022).

(hns/hns)