Luhut Sebut UEA Siap Investasi Rp 294 T di IKN

ADVERTISEMENT

Luhut Sebut UEA Siap Investasi Rp 294 T di IKN

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 22 Mei 2022 12:30 WIB
luhut binsar
Foto: Ardian Fanani
Jakarta -

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan proses pemindahan ibu kota negara (IKN) akan terus berlanjut. Luhut menyatakan IKN mendapatkan minat besar dari investor berbagai macam negara.

Luhut juga mengatakan tidak benar jika dibilang pembangunan IKN minim pendanaan. Bahkan, proses pemindahan kantor-kantor utama pemerintah pusat di IKN bakal selesai di kuartal kedua 2024.

Investasi asal timur tengah disebut Luhut sudah mengantre untuk membiayai IKN. Dari Arab Saudi misalnya, putra mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Salman menyatakan akan berinvestasi sangat besar.

"Saya sudah bertemu Mohammed Bin Salman, putera mahkota Kerajaan Arab Saudi, yang menyatakan akan berinvestasi sangat besar," ungkap Luhut dalam keterangannya, Minggu (22/5/2022).

Selain itu, ada juga investasi Uni Emirat Arab yang akan disuntikkan melalui lembaga sovereign wealth fund Lembaga Pengelola Investasi (LPI).

"UEA melalui Indonesian Investment Fund (INA) juga menyiapkan investasi US$ 20 miliar (setara Rp 294 triliun/kurs Rp 14.700)," kata Luhut.

Luhut memaparkan, saat ini pembangunan Indonesia jauh lebih merata. Banyak industri baru tumbuh di Kalimantan. Mulai dari pembangunan industri energi baru di Kalimantan Utara, serta pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur.

"Investasi yang dulu hanya berpusat di Jawa dan Sumatra, kini tersebar ke berbagai daerah lain, termasuk Kalimantan," tegas Luhut.

Luhut juga menyebutkan IKN akan diperuntukkan bagi generasi muda yang menikmatinya di masa mendatang. Bentuknya tak akan kalah dengan pembangunan kota modern Neom di Arab Saudi, Dubai di Uni Emirat Arab, serta Shenzhen di Tiongkok.

"IKN will be 'world-class city for all'. Sudah banyak pihak memberi hormat atas konsep kita membangun ibu kota baru," kata Luhut.



Simak Video "Jokowi Sebut Januari Gedung Pemerintah di IKN Mulai Kelihatan"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT