ADVERTISEMENT

Kinerja Industri Perhotelan Mulai Kinclong, Ini Contohnya

Tim detikcom - detikFinance
Jumat, 01 Jul 2022 13:58 WIB
Persiapan menuju new normal juga dilakukan oleh sejumlah hotel di Indonesia. Penerapan protokol kesehatan terus dilakukan guna cegah penyebaran virus Corona.
Foto: Antara Foto
Jakarta -

Kinerja industri perhotelan mulai beranjak positif di tengah pemulihan ekonomi. Salah satu contohnya ialah kinerja PT Saraswanti Indoland Development Tbk yang mengantongi pendapatan berkesinambungan (recurring income) Rp 44,4 miliar sepanjang semester I/2022.

Torehan itu seiring dengan melandainya pandemi Covid-19 sehingga permintaan kamar hotel dan meeting, incentives, conferences, dan exhibition (MICE) calon emiten berkode saham SWID itu melonjak.

"Recurring income kami berasal dari bisnis perhotelan, yakni The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center dan Innside by Melia Yogyakarta," jelas Direktur Utama PT Saraswanti Indoland Development Tbk, Bogat Agus Riyono dalam keterangannya, Jumat (1/7/2022).

Menurut Bogat, meskipun Februari dan April merupakan bulan-bulan paceklik bagi bisnis perhotelan, namun sepanjang semester I/2022, perseroan tetap mampu memperoleh pendapatan dari hotel sebesar Rp 44,4 miliar atau 51,4% dari total proyeksi 2022 yang sebesar Rp 86,3 miliar.

Dia menjelaskan, kasus Omicron yang merebak Februari dan April 2022 serta bertepatan dengan Ramadan membuat kinerja hotel pada dua bulan tersebut sangat jauh di bawah proyeksi. Tapi, actual revenue Mei-Juni 2022 yang sangat bagus menjadi modal untuk memasuki periode terbaik bagi bisnis perhotelan, yaitu sepanjang Juli hingga Desember 2022.

"Dengan demikian, perseroan sangat optimistis kinerja recurring income semester II/2022 akan melampui kinerja semester I/2022," tutur Bogat.

Dia menguraikan, melesatnya bisnis perhotelan dapat dilihat dari tingkat penghunian (okupansi) kamar yang dalam dua bulan terakhir mencapai rata-rata hampir 80%. Lalu, permintaan food and beverage dari aktivitas MICE dan pesta-pesta pernikahan juga melonjak sehingga mengerek pendapatan perseroan.

"Kegiatan MICE dari lembaga pemerintahan, BUMN, perusahaan swasta, dan perguruan tinggi sudah meningkat pesat. Pada akhir pekan selalu ada pesta pernikahan yang jumlah tamunya terus bertambah," kata Bogat.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT