ADVERTISEMENT

Basuki Cerita Sulitnya Pilih Desain IKN, Tolak Kantongi Nama Peserta Sayembara

Ilyas Fadilah - detikFinance
Senin, 18 Jul 2022 13:07 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meresmikan operasional Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU) melalui Online Single Submission (OSS) di Jakarta, Selasa (5/10).
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono/Foto: Istimewa/Kementerian PUPR
Jakarta -

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku sempat kesulitan saat diminta memilih desain pembangunan kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Hal tersebut disampaikannya dalam acara penyerahan hadiah sayembara konsep perancangan IKN.

Basuki menyebut desain sayembara pembangunan IKN bagus. Ia mengaku sempat kesulitan saat menentukan pilihannya.

"Hasilnya semua bagus. Dari tiga itu saya disuruh milih satu, itu juga nggak mudah," kata Basuki kepada para peserta di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Senin (18/7/2022).

Dalam menentukan pilihannya, Basuki bersama tim harus melalui beberapa tahapan. Basuki pun sempat disodorkan nama peserta, namun ia menolak mengetahuinya.

"Padahal saya dikasih tahu bu Dirjen, Pak ini nomor satu siapa, nomor ini siapa, (tapi) saya nggak mau tahu namanya. Nomornya saja," katanya.

Dengan mengetahui peserta sayembara, Basuki khawatir hal tersebut akan mengganggunya. Apalagi, dirinya sudah 42 tahun di Kementerian PUPR dan pasti akan mengenal peserta tersebut.

Dalam kesempatan itu, Basuki turut menyampaikan terima kasihnya kepada peserta dan dewan juri yang telah berpartisipasi. Ia pun mengaku bersyukur, satu kategori dari yudikatif melahirkan juara satu, dua dan tiga. Sementara sisa kategori lainnya melahirkan juara dua dan tiga.

Masing-masing pemenang mendapatkan hadiah langsung dari Kementerian PUPR. Juara satu memperoleh hadiah Rp 500 juta. Juara dua memperoleh 200 juta, dan juara tiga memperoleh Rp 100 juta.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT