ADVERTISEMENT

Wow! Ada 20.000 Rumah Murah yang Mau Dijual Pemerintah, Cek Lokasinya

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Selasa, 02 Agu 2022 11:36 WIB
Rumah Murah
Rumah Murah/Foto: Dok. PUPR
Jakarta -

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan penyaluran bantuan PSU rumah subsidi alias rumah murah sebanyak 20.500 unit tersebar di 33 provinsi di 2022 ini. Rumah murah ini disiapkan agar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bisa memiliki hunian.

"Program ini merupakan bentuk nyata keseriusan pemerintah untuk mewujudkan cita-cita terpenuhinya kebutuhan rumah bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama rumah terjangkau layak huni dan berkualitas bagi MBR," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangannya, ditulis Selasa (2/8/2022).

Penyaluran bantuan PSU tahun 2022 salah satunya di Kalimantan Selatan berupa jalan lingkungan, drainase, sistem penyediaan air minum dan prasarana dan sarana persampahan agar manfaatnya langsung dapat dirasakan masyarakat serta mewujudkan lingkungan yang nyaman, sehat dan hunian bersubsidi yang berkualitas.

Pelaksanaan bantuan PSU dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 03/PRT/M/2018 tentang Perubahan Peraturan Menteri PUPR Nomor 38/PRT/M/2015 tentang Bantuan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum untuk Perumahan Umum.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Kalimantan II Hujurat mengatakan bantuan PSU rumah bersubsidi atau rumah murah di Kalimantan Selatan sebanyak 643 unit yang diterima oleh 10 pengembang perumahan subsidi di lima kabupaten/kota.

Adapun sebaran lokasinya adalah Perumahan Antasari Bintang Residence Tahap 3 (50 unit) dan Ibti Semanda Residence (50 unit) di Kota Banjarmasin serta Perumahan Griya Anisah Permai III (133 unit) dan Antasari Garden 2 (50 unit) di Kabupaten Barito Kuala.

Selanjutnya di Kabupaten Balangan mencakup Perumahan Rizky Balangan Residence Tahap 3 (50 unit) dan Balai Pangeran Residence (50 unit), Kabupaten Tabalong di Perumahan Linda Regency 10 (91 unit) dan Perumahan Linda Regency 8 sebanyak (59 unit) dan Kabupaten Kotabaru di Perumahan Grand Ar Raudah 7 (50 unit) dan Bamega Town House (60 unit).

"Pembangunan PSU ini diperuntukkan bagi 643 unit rumah (rumah murah) dan menggunakan anggaran APBN senilai Rp4,43 miliar. Kami harap para pengembang bisa lebih bersemangat dalam membangun rumah bersubsidi," kata Hujurat..

Simak juga Video: Rumah atau Nikah, Ini Jawaban Vidi Aldiano

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT