Rusun Lokasi Syuting Film Pengabdi Setan 2 Jadi Objek Wisata Dadakan

ADVERTISEMENT

Rusun Lokasi Syuting Film Pengabdi Setan 2 Jadi Objek Wisata Dadakan

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Senin, 08 Agu 2022 07:15 WIB
Rusun mangkrak film Pengabdi Setan/Shafira Cendra Arini=detikcom
Foto: Rusun mangkrak film Pengabdi Setan/Shafira Cendra Arini/detikcom
Jakarta -

Film Pengabdi Setan 2: Communion tengah ramai diperbincangkan. Salah satu alasannya karena film yang disebut lebih seram dari seri pertamanya ini memilih lokasi syuting di sebuah bangunan terbengkalai selama 15 tahun.

Bangunan yang semula akan diperuntukkan sebagai rumah susun sederhana milik (rusunami) ini berdiri tepat di belakang Pasar Sumber Arta, Bintara Jaya, Bekasi Barat, Jawa Barat.

Hal ini sontak menarik perhatian masyarakat, terutama yang sudah menonton film tersebut. Karenanya, bangunan setengah jadi setinggi 15 lantai ini ramai kedatangan pengunjung sejak rilis perdananya di bioskop pada Kamis lalu.

Pengunjung yang datang mulai dari mereka yang hanya penasaran setelah menonton film Pengabdi Setan 2 hingga yang ingin membuat konten media khusus. Sayangnya, para pengunjung itu tidak diizinkan untuk naik ke lantai atas.

"Abis tayangnya itu tanggal 4, besoknya ramai orang-orang pada ke sini. Pas itu orang bisa naik ke atas," ujar salah satu pengunjung wanita kepada detikcom, Minggu (7/8/2022).

Ia mengatakan, saat ini pengunjung sudah dilarang untuk naik ke atas. Salah satu alasannya karena keamanan dari pondasi bangunan gedung itu sendiri yang telah mangkrak selama 11 tahun.

"Katanya juga dulu pernah ada kejadian, jadi takut ada apa-apa makanya dilarang naik. Daripada kemasukan," tuturnya.

Meski demikian, pengunjung lainnya, Wendi, mengatakan pengunjung masih diizinkan untuk berkeliling di area lantai dasar gedung dengan dipandu oleh seorang petugas keamanan

"Katanya (petugas keamanan) kemarin bisa naik sampai ke atas. Tapi dia nggak tau akan jadi heboh dan viral. Makanya sekarang dilarang untuk naik," kata Wendi.

Suasanya rusun mangkrak di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT