ADVERTISEMENT

Rencana Besar IKN: Punya Transportasi Terbang Seperti di Star Wars

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 19 Agu 2022 20:43 WIB
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono
Foto: Biro Pers Setpres: Bambang Susantono Kepala Otorita IKN Nusantara
Jakarta -

Transportasi di ibu kota negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur digadang-gadang akan menggunakan teknologi terbaru. Hyundai Motor Group akan mengembangkan transportasi terbang.

Demikian kata Kepala Otorita IKN Bambang Susantono dalam Focus Group Discussion: Pengembangan Kawasan IKN yang Cerdas, Hijau & Berkelanjutan, Jumat (19/8/2022). Transportasi itu bernama Unmanned Urban Air Mobility.

"Jadi kayak semacam drone besar yang bisa memindahkan orang dari point A ke point B seperti di Star Wars," kata Bambang.

Bambang menjelaskan pihaknya diminta Hyundai mencarikan mitra untuk riset bersama merealisasikan transportasi canggih tersebut.

"Menurut saya ini bukan sesuatu yang impossible karena memang kami diminta untuk mencarikan partner research untuk Hyundai. Hyundai akan research untuk driverless," tuturnya.

Selain ada transportasi udara dan tentunya darat, juga akan dikembangkan moda transportasi laut di IKN yang akan dipadukan dengan perkembangan teknologi terbaru atau yang disebut tol laut.

"Boat-boat atau kapal-kapal dengan penggerak tenaga matahari misalnya, tapi melayani antara Balikpapan ke IKN langsung 30 menit, dipadukan dengan pand transport nanti ada regional transport yang menghubungkan 3 kota yaitu Balikpapan, Samarinda dan Nusantara," bebernya.

Berdasarkan pemberitaan detikcom, Hyundai memang disebut tertarik investasi di IKN. Hal itu merupakan hasil pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Executive Chairman Hyundai Chung Eui-sun di Lotte Hotel, Seoul, Kamis (28/7/2022).

"Bapak Presiden juga menerima khusus dari Hyundai, Chairman dari Hyundai, kebetulan tadi menyampaikan bahwa mereka akan melakukan ekspansi untuk mobil listrik dan RND-nya di Indonesia, ini masih dalam perencanaan," ujar Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dalam keterangan resmi Sekretariat Presiden.

(aid/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT