ADVERTISEMENT

Alasan Mengapa Anak Muda Nggak Boleh Tunda Beli Hunian

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Jumat, 16 Sep 2022 12:12 WIB
Jangan Tunda Beli Rumah
Foto: (Istimewa/themaj)
Jakarta -

Kenaikan BBM beberapa waktu lalu langsung mengerek harga-harga barang maupun jasa yang ujungnya meningkatkan nilai inflasi. Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) juga telah menaikkan patokan suku bunga beberapa poin yang menyebabkan naiknya suku bunga kredit seperti pembiayaan perumahan (KPR-KPA).

Inflasi akibat dari kenaikan BBM yang mendorong peningkatan harga berbagai komoditas dampaknya selalu panjang termasuk naiknya harga-harga kebutuhan pokok, ongkos transportasi, hingga material bahan bangunan. Situasi ini tentunya juga akan berpengaruh pada sektor properti.

Di sisi lain, produk properti memiliki beberapa kelebihan hingga disebut instrumen yang tahan terhadap inflasi. Bisa seperti itu karena properti juga sebagai aset yang produktif dengan beberapa kelebihan. Dari sisi value-nya, properti bisa didapatkan dari peningkatan nilai (capital yield) dan juga bisa disewakan (capital gain) sehingga memiliki nilai keuntungan yang besar.

Pemahaman mengenai keunggulan produk properti ini bisa dikerucutkan lagi dari sisi lokasinya. Wilayah penyangga Jakarta yang mencakup Bodetabek selalu menjadi kawasan yang prospektif karena kawasannya yang terus berkembang seiring perkembangan infrastruktur yang dibangun pemerintah.

Salah satu kawasan yang prospektif itu koridor timur Jakarta seperti Bekasi. Menurut riset Rumah.com Indonesia Property Market Index (RIPMI) 2022, dari sisi harga properti di Kota Bekasi per kuartalnya terus menunjukan tren yang positif baik secara kuartalan maupun tahunan.

Indeks harga propertinya tercatat di angka 134,8 pada kuartal kedua atau naik 2,7 persen dibandingkan kuartal sebelumnya yang di posisi 131,3. Secara tahunan, peningkatannya bahkan mencapai 7,1 persen dan hal ini tidak mengherankan karena Bekasi dilintasi berbagai proyek strategis nasional (PSN) seperti tol Becakayu, LRT Jabodebek, tol Cimanggis-Cibitung (JORR II), dan sebagainya.

Bersambung ke halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT