Wow! Penjual Lilin Ini Punya Istana Megah Rp 385 M, Ada 16 Kamar Tidur

ADVERTISEMENT

Wow! Penjual Lilin Ini Punya Istana Megah Rp 385 M, Ada 16 Kamar Tidur

Ilyas Fadilah - detikFinance
Rabu, 02 Nov 2022 15:56 WIB
CEO Kringle Candle Company, Mick Kittredge memamerkan istana megahnya di Massachusetts, Amerika Serikat.
Istana Megah CEO Kringle Candle Company, Mick Kittredge/Foto: Dok. CNBC
Jakarta -

CEO Kringle Candle Company, Mick Kittredge memamerkan istana megahnya di Massachusetts, Amerika Serikat (AS). Kawasan istana itu punya luas mencapai 60 hektare (ha), dilengkapi 25 kamar mandi, 16 kamar tidur, 14 perapian, dan 4 lapangan tenis.

Saking luasnya, Kittredge bahkan hampir lupa dengan jumlah dapur dan bar di sana. Diperkirakan nilai pasar dari mansion ini mencapai US$ 23 juta atau Rp 358,80 miliar (kurs Rp 15.600).

"Dapur? Saya pikir setidaknya ada enam, atau mungkin tujuh?" katanya dikutip dari CNBC, Rabu (2/11/2022).

Juggler Meadow adalah sebutan untuk kawasan mansion ini. Lokasinya jauh dari habitat kebanyakan mansion tradisional Greenwich, Connecticut, Hamptons di New York atau Bel Air California.

Juggler Meadow terletak di sekitar Leverett, Massachusetts dengan populasi di bawah 2.000 orang. Adapun kawasan ini dibangun oleh ayah Kittredge, Michael Kittredge II yang telah mewariskan kekayaannya.

Hunian paling mahal yang dijual di Springfield, Massachusetts dalam satu dekade terakhir adalah US$ 2,35 juta. Sedangkan harga Juggler Meadow nyaris 10 kali lebih besar dari itu.

Harga tersebut mencakup bangunan, ruang terbuka, dan fasilitas olah raga. Menurut ahli real estate, mendirikan bangunan yang sama dengan Juggler Meadow diperkirakan butuh dana US$ 50 juta,

"Ini tidak ada bandingannya dengan properti lain di negara ini," kata Agen Properti Douglas Elliman, Johnny Hatem Jr.

"Jika ada yang bertanya soal harganya yang fantastis, saya akan bilang 'coba saja bikin bangunan yang sama dengan uang US$ 23 juta," Sambungnya.

Suksesnya keluarga Kittredge II dirintis sejak lama. Ketika dia berusia 16 tahun, dia membuat lilin dari krayon sebagai hadiah untuk ibunya.

Tetangganya terkesan dengan lilin itu sehingga mau membelinya. Kittredge kemudian membuat lebih banyak lilin dan mendirikan Yankee Candle Company.

Bisnisnya terus berkembang dan pada tahun 1984, Kittredge membeli sebuah rumah kolonial kecil dengan tiga kamar tidur di Leverett seharga US$ 144.000. Saat bisnis Yankee Candle berkembang, istana megah itu terus direnovasi.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT