Investasi Properti Kawasan Parung Makin Cihuy Didongkrak Infrastruktur

ADVERTISEMENT

Investasi Properti Kawasan Parung Makin Cihuy Didongkrak Infrastruktur

tim detikcom - detikFinance
Jumat, 20 Jan 2023 12:27 WIB
Properi Parung
Foto: Properi Parung
Jakarta -

Masifnya perkembangan infrastruktur dioptimalkan kalangan pengembang untuk mendorong progres proyeknya. Bukan hanya itu, berbagai strategi untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pasar juga terus dihadirkan termasuk melakukan rejuvenasi total terhadap seluruh Kawasan Telaga Kahuripan.

Wilayah selatan Jakarta yang mencakup koridor Depok, Serpong, hingga Parung-Bogor misalnya, merupakan salah satu kawasan yang banyak dikembangkan proyek infrastruktur seperti pelebaran jalan provinsi dan jalan tol untuk kemudahan aksesibilitas dan ketersambungan kawasan Jabodetabek.

Situasi yang baik ini dimanfaatkan oleh PT Kuripan Raya dengan mengoptimalkan pengembangan proyek kota mandiri atau township Telaga Kahuripan di Jalan Raya Parung Km. 47, Kecamatan Kemang, Bogor, Jawa Barat. Kawasan ini kian terdorong seiring harga properti khususnya produk residensial yang terus meningkat hingga kawasannya menjadi primadona baru untuk produk-produk residensial yang dibutuhkan masyarakat urban.

"Saat pandemi kawasan Parung-Bogor justru sangat berkembang dengan aksesibilitas yang semakin mudah bagi masyarakat di wilayah ini. Dari koridor Jalan R.E. Martadinata di Pamulang, diapit oleh jalan tol Bogor-Serpong via Parung dan Jalan Cibinong-Kemang (Bomang), tol Bogor-Serpong, hingga tersambung dengan JORR 3," ujar Richie Laseduw, Chief Marketing Officer PT Kuripan Raya.

Mengutip www.telagakahuripan.co.id, infrastruktur akses jalan ini juga membuat kawasan Telaga Kahuripan menjadi titik awal dari jalan tol yang akan menghubungkan ke persimpangan Salabenda dan persimpangan Serpong melalui Parung. Sementara Jalan Bomang juga akan terhubung ke Jalan Raya Bogor-Parung dan Jalan Raya Bogor-Jakarta bahkan akan semakin strategis karena terkoneksi dengan tol Depok-Antasari (Desari) yang akan mencapai wilayah Tajurhalang.

Masifnya pembangunan infrastruktur ini tentunya terus mengerek potensi investasi properti di kawasannya. Hal inilah yang membuat Telaga Kahuripan memperkuat konsep pengembangannya dengan melakukan rejuvenasi sejak tahun 2021 lalu untuk kawasan seluas 750 hektar tersebut.

bersambung ke halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT