'Lobi' Makan Malam Ala Menkeu Bambang Bersama Anggota DPR

'Lobi' Makan Malam Ala Menkeu Bambang Bersama Anggota DPR

- detikFinance
Selasa, 13 Jan 2015 22:24 WIB
Lobi Makan Malam Ala Menkeu Bambang Bersama Anggota DPR
Jakarta - Pasca Rancangan APBN Perubahan (RAPBN-P) 2015 diserahkan oleh pemerintah kepada DPR, Jumat (9/1/2015), pemerintah dan DPR melakukan pertemuan informal, seperti yang terjadi malam ini.

Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengundang semua anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di kantornya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta. Pertemuan malam ini terjadi di masa-masa sidang pertama DPR, dan berlangsung 'cair'.

Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan, pertemuan informal antara Menkeu dengan anggota Komisi XI tak secara detil membahas soal APBN-P 2015.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi perkenalan pertama. Jadi wajar kementerian mengundang sebagai mitra kerja. Supaya efisien dan sesuai aturan pemerintah dan sifatnya transparan," kata Kiagus di kantor, Selasa (13/1/2014)

Pertemuan yang berlangsung tertutup untuk media tersebut, Menkeu Bambang memberikan penjelasan secara umum arah kebijakan dari Rancangan APBN-P 2015 kepada para anggota Komisi XI DPR

Misalnya disampaikan kebijakan umum terntang asumsi dasar ekonomi dan ruang fiskal yang tercipta untuk arah belanja produktif dan infrastruktur. Beberapa kementerian seperti Kementan, kemenhub, serta kementerian PU dan Perumahan Rakyat mendapat tambahan anggaran karena harus disesuaikan dengan target-target pemerintahan Jokowi JK.

"Ada pertanyaan dan saran yang singkat disampaikan. Karena lebih banyak anggota baru untuk memperkenalkan nama dan memberikan kesempatan untuk eselon I berbincang," katanya.

Dalam kesempatan tersebut juga, disampaikan masukan-masukan dari anggota DPR soal yang harus dilakukan oleh pemerintah seperti mengamankan penerimaan pajak agar tercapai, memperkecil kesenjangan pendapatan, mengurangi kemiskinan, dan menciptakan lapangan kerja.

"Suasanya lebih cair. Tidak seperti rapat di DPR. Karena memang lebih banyak perkenalan," kata Kiagus.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads