Sementara di negara-negara barat, terutama Amerikat Serikat (AS), Senin baru saja dimulai. Matahari muncul di ufuk timur dan pasar keuangan siap dibuka.
Nah, menjelang dibukanya pasar keuangan di AS kini ramai #BlackMonday di Twitter, Senin (24/8/2015). Meski tidak menjadi trending topic, tapi menjadi perhatian pasar investor dan pelaku pasar keuangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebab, tak satu pun bursa saham Asia yang bisa menguat di awal pekan ini. Hal yang sama juga terjadi dengan mata uang negara-negara di Asia, semuanya melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Pasar saham China kembali terjun bebas, jatuh hingga 8% ke titik terendahnya sejak 2007. Akibatnya, Indeks Dow Jones Futures memperlihatkan prediksi pasar saham AS turun 600 poin saat pembukaan.
Istilah Black Monday ini pertama kali muncul pada Oktober 1987. Pada waktu itu indeks acuan di bursa AS jatuh hingga 30% yaitu dalam rentang waktu 14-19 Oktober.
Senin 19 Oktober 1987 menjadi puncak kejatuhan pasar saham AS, dan hari itu kemudian dikenal dengan istilah Black Monday.
Pada saat itu Indeks Dow Jones anjlok hingga 508 poin atau setara 22,6% hanya dalam sehari. Sementara itu Indeks S&P 500 terjun bebas 282,7 poin setara 20,4%.
(ang/dnl)











































