Pedagang Ayam Ini Jual Rugi Gara-gara Sepi Pembeli

Pedagang Ayam Ini Jual Rugi Gara-gara Sepi Pembeli

- detikFinance
Sabtu, 16 Jan 2016 14:13 WIB
Pedagang Ayam Ini Jual Rugi Gara-gara Sepi Pembeli
Jakarta -

Pedagang daging ayam di Pasar Induk Kramat Jati mengaku kesulitan menjual daging ayam, di tengah perlambatan ekonomi dan menurunnya daya beli masyarakat.

"Kalau belinya (beli dari peternak) gampang, stoknya banyak, tapi yang beli jarang," ujar Joko, seorang pedagang ayam di Pasar Kramat Jati yang ditemui detikFinance, Sabtu (16/1/2015).

Akibat menurunnya daya beli tersebut, Joko terpaksa harus menanggung rugi lantaran tak bisa menjual barang dagangannya dengan harga normal. Padahal, harga daging ayam dari pemasok tak mau turun.

Sejak Natal akhir tahun lalu, harga daging ayam masih bertahan di harga Rp 45.000 per ekor. Harga tersebut tak mau turun lantaran dari pemasok belum mau menurunkan harganya.

"Harga dari sebelum natal Rp 45.000 masih bertahan sampai sekarang. Ambil stok dari Kayu Manis Jakarta. Tapi, kalau kondisi begini kadang nombok, kadang nggak dapat untung, kalau ayam kan nggak disimpan, pembeli maunya beli yang fresh jadi terpaksa jual rugi. Rp 40.000 per ekor biar barang abis saja," pungkas dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

(dna/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads