Disindir 'Kecebong' Oleh Roy Suryo, Begini Pekerjaan Kereta Cepat

Disindir 'Kecebong' Oleh Roy Suryo, Begini Pekerjaan Kereta Cepat

Wisma Putra - detikFinance
Senin, 06 Nov 2017 11:02 WIB
Foto: Wisma Putra/detikcom
Bandung Barat - Belum lama ini Politikus Partai Demokrat Roy Suryo menyampaikan sindiran proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung ialah proyek bohongan. Ia menyebutnya dengan istilah 'kecebong' alias 'kereta cepat bohong-bohongan'.

detikFinance pun langsung menyambangi lokasi proyek yang berlokasi di Walini, Kabupaten Bandung Barat. Lokasinya berada di lahan milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII, Kebun Panglejar Bagian Maswati. Seperti apa perkembangannya?


Pantauan detikFinance, Minggu (5/11/2017), di lokasi pembangunan meski hari libur proses pengerjaan proyek tersebut terus berlangsung. Walau begitu ada juga sejumlah alat berat yang tidak beroperasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disindir 'Kecebong' Oleh Roy Suryo, Begini Pekerjaan Kereta CepatFoto: Wisma Putra

Nampak, alat berat eskavator melakukan pengerukan dan pengurugan tanah di titik yang akan dibangun sebagai stasiun. Selain itu, belasan truk mengangkut tanah ke lokasi pengurukan.

Suasana lokasi proyek bisa disaksikan dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video 20detik]


Untuk akses jalan sebagian sudah dilakukan pemadatan tanah, namun belum terlihat jalan yang sudah dilakukan pembetonan. Sementara itu, sejumlah pekerja di titik lainnya sedang melakukan pembangunan saluran air.

Disindir 'Kecebong' Oleh Roy Suryo, Begini Pekerjaan Kereta CepatFoto: Wisma Putra

Selain itu, untuk terowongan kereta cepat belum dimulai. Tapi, tanda lokasi untuk pembangunan terowongan kereta cepat sudah terpasang menggunakan sebuah papan bercat biru bertulis 'KONTSRUKSI CREC PROYEK TEROWONGAN WALINI'

Sementara itu, sejumlah pekerja yang merupakan warga negara asing (WNA) yang mengenakan rompi berwarna hijau dan menggunakan helm putih sedang melakukan peninjauan di pembangunan terowongan kereta cepat itu.

Disindir 'Kecebong' Oleh Roy Suryo, Begini Pekerjaan Kereta CepatFoto: Wisma Putra
(dna/dna)

Hide Ads