LRT Jabodebek ini ditargetkan beroperasi pada Mei-Juni 2019 mendatang untuk tahap satu tersebut. Nantinya, LRT Jabodebek akan dilengkapi dengan 16 stasiun yang saling terhubung.
Sebelum beroperasi penuh pada bulan Mei-Juni 2019, LRT Jabodebek tahap satu sepanjang 43 kilometer (km) akan dilakukan uji coba pada bulan Januari 2019. Uji coba dilakukan hingga Maret 2019 sebelum dioperasikan penuh di bulan berikutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, pengerjaan proyeknya tengah fokus dalam konstruksi pembangunan. Mulai, dari persiapan dalam pemasangan untuk lintasan rel untuk kereta, hingga sistem persinyalan untuk kereta ringan itu sendiri.
Baca juga: Menanti Meluncurnya LRT Jabodebek |
"Sekarang kita memang sedang fokus pengerjaan sipil. Nanti bulan Maret kita sudah kedatangan untuk pasang rel. Pasang power supply, pasang sinyal. Girder-girdernya sudah sebagian besar," katanya.
Nantinya, pemasangan rel kereta akan dikerjakan secara paralel. Artinya, dimana ada jalur layang yang sudah tersambung bisa langsung dilakukan pemasangan rel. Sementara untuk keretanya sendiri ditargetkan sudah siap pada bulan Oktober 2018 ini.
"Pemasangan rel itu dilakukan bertahap. Ini sekarang sepanjang 7 km sudah bisa dipasang. Itu dikerjakan paralel. Untuk kereta yang jelas bulan Oktober itu sudah harus ada, karena untuk men-set signal. Dua set harus datang," pungkas Budi.
Baca juga: Stasiun LRT Cikunir Akan Dilengkapi Rusun |











































