Menurut salah satu pelaku pasar yang mengetahui rencana tersebut, atas pembelian saham itu pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, saham emiten yang biasa dipanggil Latinusa ini naik hingga 12,82% atau 50 poin ke Rp 440 per lembar.
"Diperkirakan sahamnya bisa melonjak sampai Rp 600 per lembar," kata sumber tersebut, Senin (11/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan hari ini, hingga pukul 11.01 waktu JATS, harga saham NIKL turun 20 poin (4,54%) ke level 420 per lembar. Sahamnya diperdagangkan 31.327 kali dengan volume 718.262 lot senilai Rp 159,736 miliar.
Disclaimer: Redaksi detikFinance tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.
(ang/ang)











































