"Laris manis, kolang kaling laku sekali, banyak warung yang jual kolak jadi banyak yang dibeli," ungkap Suminem seorang penjual kolang kaling di Pasar Sungai Bambu, Jakarta Utara saat ditemui detikFinance, Sabtu (11/08/2012).
Kolang kaling di pasar ini dijual Rp 12.000/kg. Banyak penjual kolang-kaling di pasar tersebut yang ternyata sebelumnya berprofesi sebagai tukang sayur. Fenomena ini tidak dipungkiri, karena bisnis penjualan kolang kaling menjanjikan keuntungan besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pengamatan yang dilakukan detikFinance di Pasar Sungai Bambu, banyak penjual sayur yang beralih profesi menjadi penjual kolang-kaling. Ini dilakukan hanya karena bulan Ramadan, di mana permintaan kolang kaling tidak pernah surut.
"Kebanyakan yang beli penjual kolak, rumah tangga juga banyak. Penjual kolak sekali beli bisa mencapai 6 kg, saya aslinya penjual sayur," paparnya.
Suminem menganggap banyaknya penjual kolang kaling di pasar membuat persaingan semakin tinggi. Tetapi hal ini tidak dipermasalahkan oleh Suminem.
"Namanya juga penjual, banyak pedagang yang jual kolang kaling di bulan Ramadan itu hal biasa. Persaingan ada tapi ini kan Ramadan jadi bagi-bagi rezeki," tutupnya.
(/)











































