Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 21 Mei 2017 19:26 WIB

Mengupas Rupiah dari Bisnis Telur Puyuh

Syahdan Alamsyah - detikFinance
Foto: Danang Sugianto-detikFinance Foto: Danang Sugianto-detikFinance
Sukabumi - Kebutuhan untuk konsumen telur puyuh di pasar Indonesia ternyata cukup tinggi mencapai angka 14 Juta butir/minggu. Dari jumlah tersebut baru tercukupi sebanyak 3,5 Juta butir telur yang dipasok dari sejumlah peternak puyuh yang ada di Indonesia.

"Kebutuhan 14 juta butir itu tersebar mulai dari Pasar DKI, Jabar dan Banten jumlah itu termasuk kebutuhan telur puyuh untuk salah satu produk makanan kemasan milik Indofood yang mencapai 4 juta per minggu," kata Slamet Wuryadi, pemilik Slamet Quail Farm (SQF) kepada detikFinance di Pondok Wirausaha Dewin Assalam, Kecamatan Cikembar, Sukabumi, Minggu (21/5/2017).
Mengupas Rupiah dari Bisnis Telur PuyuhFoto: Danang Sugianto-detikFinance

Slamet menjelaskan jika jumlah kebutuhan itu baru terpenuhi sebanyak 3,5 juta butir telur dari 700 peternak di Indonesia yang berada di bawah binaan SQF. Potensi bisnis telur puyuh dikatakan Slamet belum terlalu diminati karena masih dianggap tidak menarik.

"Indofood saja minta 4 juta butir itu per minggu, kita baru bisa penuhi 4 juta per bulan jadi kita masih 'ngutang' ke mereka. Ini sebetulnya bisnis yang menjanjikan karena marketnya di tunggu, pasar usaha agribisnis apa lagi coba yang memang pangsa pasarnya semenarik ini," lanjutnya.
Mengupas Rupiah dari Bisnis Telur PuyuhFoto: Danang Sugianto-detikFinance

Telur burung puyuh dikatakan Slamet didapat unggas lokal milik Indonesia yang memiliki kandungan gizi tinggi.

"Telur puyuh itu semuanya bisa dimanfaatkan, mulai dari telur, daging, tulang untuk bahan kripik dan kotorannya untuk pupuk. Harusnya kita bangga karena puyuh itu Indonesia banget," tuturnya lagi.
Mengupas Rupiah dari Bisnis Telur PuyuhFoto: Danang Sugianto-detikFinance

Ditambahkan Slamet keuntungan dari satu butir telur puyuh adalah sebesar Rp 75 rupiah dengan modal Rp 200 persatu butir.

"Dengan jumlah itu rata-rata peternak per hari bisa memperoleh keuntungan sebesar Rp 84 ribu, dari minimal sebanyak 1.000 ekor puyuh," ujar dia.
Mengupas Rupiah dari Bisnis Telur PuyuhFoto: Danang Sugianto-detikFinance

Saat ini daerah dengan paling banyak peternak puyuh berada di Jawa Timur dengan jumlah populasi unggas puyuh sebanyak 7 juta ekor.

"Sementara kita masih kisaran ratusan ribu sekitar 600 ribuan ekor, yang harus diketahui oleh masyarakat itu bisnis telur puyuh itu low risk high profit, asal punya kemauan dan mau bersentuhan dengan bank," tutupnya. (dna/dna)
​​​Promosikan bisnis kamu, ​​​detik ini juga​​ di adsmart.detik.com
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed