Follow detikFinance
Sabtu, 03 Mar 2018 09:30 WIB

Kulit Kerang Diolah Jadi Lampu Hias, Diekspor hingga ke Italia

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Dok. Foto pribadi Maskuri Foto: Dok. Foto pribadi Maskuri
Jakarta - Kulit kerang yang bertebaran di tepi pantai ternyata bisa bernilai jual. Di tangan Maskuri kulit kerang 'disulap' menjadi aneka produk kerajinan, mulai dari lampu hiasan hingga tempat tisu.

Kisah Maskuri menggeluti kerajinan kulit kerang berawal di 2007. Saat itu dia diajak temannya belajar kerajinan kerang ke orang Filipina. Kulit-kulit kerang itu berasal dari pantai Jepara.

Produk kerajinan kulit kerangProduk kerajinan kulit kerang Foto: Dok. Foto pribadi Maskuri

Singkat cerita, Maskuri mulai menjajal kerajinan kulit kerang. Berbekal modal awal antara Rp 2 juta-Rp 3 juta, Maskuri menekuni kerajinan kulit kerang hingga mulai mendapat pesanan.

"Saya mulai menyampelkan produk dan alhamdulillah ada order langsung tiga kontainer," katanya saat berbincang kepada detikFinance seperti ditulis Kamis (1/3/2018).

Maskuri menjelaskan dalam menjalankan bisnis tak selamanya mulus. Dia pernah rugi Rp 40 juta gara-gara pesanan batal dikirim.

Produk kerajinan kulit kerangProduk kerajinan kulit kerang Foto: Dok. Foto pribadi Maskuri

Selain itu masalah kekurangan bahan baku ikut menghambat proses produksi kerajinan kulit kerang.

"Dukanya itu kalau ada permintaan dan bahan baku kosong karena bahan baku kan tokonya cuma di laut karena kita memanfaatkan limbah kerang. Pernah barang sudah jadi dan nggak jadi diambil jadi kemarin 3 kontiner berangkat 2 kontiner dan 1 kontiner telat di bahan baku jadi ada kerugian sekitar Rp 40 juta," jelas pria kelahiran 1976 ini.

Produk kerajinan kulit kerangProduk kerajinan kulit kerang Foto: Dok. Foto pribadi Maskuri

Sempat rugi dalam menjalankan bisnis tak membuat Maskuri patah semangat. Dia terus menawarkan produk kerajinan kulit kerang di pasar dalam negeri hingga ke mancanegara.

Mulai dari Jakarta, Bali, Aceh hingga ke Amerika dan China.

"Untuk dalam negeri Jakarta, Bali, Aceh, Kalimantan, NTT. Kalau luar Amerika, Italia dan China," terang Maskuri.

Maskuri juga membuka workshop produk kerajinannya di Jalan Palimanan-Jakarta Km 32 Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Dalam sebulan bisa meraup omzet hingga Rp 15 juta. (hns/hns)
​​​Promosikan bisnis kamu, ​​​detik ini juga​​ di adsmart.detik.com
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed