Follow detikFinance
Sabtu, 29 Sep 2018 08:25 WIB

Bikin Desain Unik Kartu e-Money Bisa Hasilkan Puluhan Juta Rupiah

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Dok. Xavie Shop Foto: Dok. Xavie Shop
Jakarta - Saat ini penggunaan kartu uang elektronik sudah tak asing lagi. Tak hanya untuk pembayaran di jalan tol, membayar menggunakan kartu uang elektronik juga banyak digunakan di toko atau merchant.

Untuk menarik minat masyarakat, bank mulai mengeluarkan kartu elektronik dengan desain yang menarik. Misalnya kartu edisi khusus imlek, edisi zodiak, edisi kartun atau edisi super hero.

Kini banyak online shop di media sosial seperti Instagram yang menawarkan jasa untuk membuat custom kartu uang elektronik. Maksudnya, pembeli bisa menentukan sendiri gambar apa yang akan dicetak pada kartu.

Pemilik Xavie Shop, Vina Christia Dewi yang menyediakan jasa cetak kartu ini menjelaskan saat ini banyak masyarakat yang menginginkan kartu uang elektronik dengan desain tidak pasaran. Hal ini juga untuk mengurangi risiko tertukar jika kartu dengan desain yang sama.

Vina menceritakan, ia membuka xavie.shop di Instagram sejak beberapa tahun yang lalu. Ia menyediakan modal awal kurang lebih Rp 50 juta.

"Dulu saya itu suka membuat desain sendiri untuk barang yang saya inginkan, kaya e-money ini saya juga tahu dari online shop. Lalu saya berpikir kalau saya buka usaha seperti ini pasti banyak yang minat," kata Vina kepada detikFinance, Sabtu (29/9/2018).


Dia mengungkapkan, untuk melayani pembeli ia membeli sendiri kartu ke bank. Kemudian dia mencetak sendiri desain yang diminta oleh pembelinya. Vina menjamin kualitas cetakan di tempatnya sangat bagus. Pasalnya mesin yang digunakan langsung mencetak di kartu, bukan stiker yang kemudian ditempel.

"Saya print langsung di kartu, jadi tidak akan luntur atau copot," ujar Vina.

Mendulang Puluhan Juta Rupiah dari Kartu Uang Elektronik CustomFoto: Dok. Xavie Shop

Vina mengungkapkan, saat ini omzet yang dikantongi saat ini kurang lebih Rp 50 juta per bulan. Menurut dia, kartu yang dijual memang berdasarkan pesanan jadi tidak dalam keadaan siap atau ready stock.

"Saya membuat sesuai dengan pesanan pembeli. Rata-rata satu bulan saya bisa membuat dan menjual lebih dari 700 kartu," jelas dia.

Kebijakan pemerintah yang mewajibkan pembayaran di jalan tol menggunakan kartu uang elektronik dirasakan Vina adalah sebuah peluang yang sangat besar untuk berbisnis. Dengan kartu yang berbeda, maka risiko tertukar dengan kartu lain akan sangat kecil, karena lebih dikenali.

Untuk membuat satu kartu prosesnya sangat cepat. Vina menyebut satu kartu hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 menit, nah satu kali cetak dengan desain yang sama bisa dicetak pada 20 kartu.


Banyak pelanggan yang bingung dalam memilih desain kartu. Untuk itu, Vina menyediakan katalog untuk pelanggan yang memang tidak memiliki desain khusus atau desain sendiri. Jadi Vina tinggal mengeset ulang gambar yang dikirimkan sesuai dengan ukuran kartu dan menambahkan logo e-money atau nama tulisan yang diinginkan.

Tak hanya Vina, toko online yang menyediakan jasa cetak ini memang sudah banyak. Namun Vina tak gentar, ia tetap menjalankan usahanya seperti biasa dan tetap mengedepankan kualitas barang yang ia jual.

Pembeli kartu uang elektronik custom di Xavie Shop menurut Vina bisa melihat hasilnya terlebih dulu sebelum dikirimkan. Jadi jika memang hasilnya kurang memuaskan maka pembeli bisa meminta untuk diedit ulang lagi.

"Saya selalu berusaha menjaga kualitas cetakan. Hasil print yang dihasilkan tidak akan luntur sampai bertahun-tahun karena saya print di atas kartunya. Untuk pengiriman juga bisa langsung pakai ojek online," imbuh dia.


Selain Vina, pemilik toko online emoney.custom Gita Paramitha juga memulai bisnis ini sejak tahun lalu. Ia menceritakan awalnya ia hanya mencoba-coba karena gerbang tol yang sudah tidak melayani pembayaran secara tunai. Menurut dia inilah potensi bisnis untuk berjualan kartu uang elektronik.

"Modal awal saya memang tidak terlalu besar, karena waktu itu saya masih numpang cetak di tempat orang. Jadi modalnya hanya kartu dan jasa desain saja," imbuh dia.

Saat ini omzet per bulan belum di angka yang pasti masih di kisaran jutaan rupiah. Pasalnya usaha ini menurut dia memang belum terlalu besar.

Gita menceritakan, untuk memiliki emoney custom ini, pembeli harus melakukan pre order sekitar 7 - 10 hari kerja. Kemudian dalam satu pekan emoney.custom menyediakan dua kali PO yakni Selasa dan Jumat.

Mendulang Puluhan Juta Rupiah dari Kartu Uang Elektronik CustomFoto: Dok. Emoney Custom

Pembeli bisa memberikan desain atau foto yang diinginkan ke Gita atau pembeli juga bisa memilih gambar yang sudah ada di galeri Instagram emoney.custom.

Untuk meningkatkan penjualan, Gita memang memaksimalkan media sosial sebagai sarana promosi. "Ya caranya banyakin endorse aja, paid promote itu juga udah pengaruh banget," jelas dia. Harga yang dijual di kisaran Rp 85.000 hingga Rp 120.000.

Selain menjual emoney custom, Gita juga menjual card holder, passport holder, lanyard hingga sarung koper yang bisa dipesan sesuai keinginan. (kil/ara)
​​​Promosikan bisnis kamu, ​​​detik ini juga​​ di adsmart.detik.com
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed