Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 22 Jan 2019 14:07 WIB

Nggak Cuma Jualan, Kedai Ini Berikan Milenial Modal Bisnis Kopi

Sudirman Wamad - detikFinance
Foto: Sudirman Wamad/detikcom Foto: Sudirman Wamad/detikcom
Cirebon - Bisnis kopi kini sedang menjamur hingga ke daerah. Salah satunya di Cirebon ada kedai kopi yang dikelola dengan rasa saling berbagi. Misinya memberdayakan pengusaha kopi lokal maupun pengusaha di daerah-daerah.

Namanya Kopi Kebersamaan. Kopi Kebersamaan ini digagas beberapa orang, salah satunya Ralph Wiliam selaku Manager Operasional Kopi Kebersamaan. Kopi Kebersamaan baru dirilis tahun ini di wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Tak perlu modal materi untuk membuka kedai Kopi Kebersamaan. Modalnya hanya niat membangun bisnis dan keahlian. Wiliam mengatakan pihaknya membuka seleksi bagi kalangan milenial yang ingin membuka bisnis kopi namun tak memiliki modal.


"Kita buka perekrutannya melalui media sosial. Nanti ada seleksi, ya tes dan training. Dari beberapa peserta itu akan dipilih. Kemarin ada tiga yang berhasil terpilih," kata Wiliam saat berbincang dengan detikcom di Vape Street Caffe Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa (22/1/2019).

Wiliam mengatakan beberapa bulan lalu pihaknya membuka seleksi bagi calon pengusaha kopi di beberapa daerah di Jawa Barat. Tiga orang yang terpilih itu, lanjut dia, berasal dari Kota Cirebon, Indramayu, dan Majalengka.


"Produknya itu Kopi Kebersamaan. Ada tujuh rasa, yakni rasa kopi aren, dancow, kopi pemuda, kopi kebersamaan, coklat, pisang dan matcha," ucap Wiliam.

Wiliam mengatakan, pihaknya memberikan modal cuma-cuma kepada tiga orang yang terpilih menjadi mitranya untuk membuka kedai Kopi Kebersamaan, kemudian, memantau perkembangan bisnis yang dijalani oleh mitranya itu.

"Ke depannya, kalau berkembang mitra itu hanya membeli kebutuhan untuk kopi dan lainnya. Modal pertama kita berikan secara gratis," kata Wilian


Lebih lanjut, Wiliam menjelaskan alasannya membuat sistem perekrutan kepada kalangan milenial yang ingin berbisnis kopi.

"Banyak yang bingung soal memulai bisnis. Kita punya ide untuk memberdayakan pemuda, tapi kita berikan modal berupa barang dan keahlian dengan beberapa syarat, seperti pelatihan. Kalau kita kasih modal uang, jelas akan habis," ucapnya.

Kopi Kebersamaan saat ini baru dibuka di wilayah Cirebon dna sekitarnya. Wiliam tak menampik semangat untuk memberdayakan pengusaha muda yang ingin bergelut di bidang kopi akan ditularkan ke beberapa daerah lainnya.


"Rencana kita akan buka gelombang kedua untuk perekrutan. Intinya kita ingin memberdayakan pemuda melalui kopi," katanya.

Di tempat yang sama, salah satu mitra Kopi Kebersamaan, Bhakti Gunawan mengaku senang dengan adanya program Kopi Kebersamaan. Pria yang akrab disapa Wawan ini mengaku terbantu. Pasalnya, Wawan tak mengeluarkan uang sepersen untuk membuka kedai Kopi Kebersamaan.

"Saya dari awal sampai selesai mengikuti seleksi itu tidak mengeluarkan uang sama sekali. Alhamdulillah, saya terpilih menjadi mitranya. Memang ada beberapa tes. Ini bagus untuk pemuda-pemuda yang ingin berbisnis," kata Wawan. (hns/hns)
​​​Promosikan bisnis kamu, ​​​detik ini juga​​ di adsmart.detik.com
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed