Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 02 Feb 2019 12:00 WIB

Pria Ini Bisnis Pangkas Rambut hingga Jadi Langganan Jokowi

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Dok. Marcello Decaran Foto: Dok. Marcello Decaran
Jakarta - Membuka usaha bisnis pangkas rambut atau beken disebut barbershop membuat pria ini berhadapan langsung dengan orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Semuanya bermula saat Marcello Decaran bersama dua sahabatnya, Ricky Apriyanto dan Andi Iskandar ngobrol bersama. Sebelumnya mereka tidak pernah terpikir untuk membuka bisnis pangkas rambut.

Melihat adanya peluang, tiga sahabat itu akhirnya mencetuskan ide untuk menjajal bisnis cukur rambut. Mereka membuka outlet pertama, Shortcut Barberia di Grand Indonesia pada 2013 lalu.

"Nah kita ngobrol-ngobrol bertiga, kita mikir kayanya ada potensi untuk dikembangkan barbershop," kata Marcello sekaligus owner Shortcut Barberia saat berbincang dengan detikFinance, Jakarta, seperti ditulis Sabtu (2/2/2019).


Ingin tampil beda dengan tempat pangkas rambut pada umumnya, Marcello bersama dua sahabatnya memutuskan untuk membuat konsep bisnis kelas premium. Saat itu, gerai cukur rambut masih sangat jarang yang menampilkan nuansa mewah.

"Jadi kita pikir ini kayanya ada opportunity di mana kita bisa explore dan dikembangkan dengan konsep yang bagus, bisa menarik gitu," sebutnya.

Tak disangka sangka respons pelanggan pun positif walaupun tarif yang ditawarkan tidak semurah tempat cukur rambut pinggir jalan atau ruko.

Mahalnya biaya yang harus dibayar pelanggan pun berbanding lurus dengan pelayanan. Dia mengatakan Shortcut Barberia mempekerjakan pemangkas rambut yang sudah sangat berpengalaman, yaitu lima tahun pengalaman kerja.

Kebersihan tempat dan alat-alat cukur pun dijaga betul agar tetap higienis, ditambah sentuhan suasana yang nyaman.

"Jadi kita maunya kalau customer datang ke tempat kita semua peralatannya bersih, terus handuknya juga baru, wangi," sebutnya.

Bermodal kualitas tersebut, kini Jokowi pun menjadi langganan yang rutin menggunakan jasa cukur rambut di tempatnya.

Pria Ini Bisnis Pangkas Rambut Premium hingga Jadi Langganan JokowiFoto: Dok. Marcello Decaran

Soal awal mula pertemuannya dengan Jokowi pun terbilang panjang. Itu dimulai sejak Jokowi pertama kali menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, di penghujung 2012. Namun bukan Jokowi yang duluan jadi pelanggannya, melainkan putranya, Kaesang Pangarep.

Kaesang sebelumnya sempat beberapa kali memangkas rambutnya di Shortcut Barberia dan merasa puas dengan pelayanannya. Lalu pada suatu ketika, Jokowi meminta rekomendasi tempat potong rambut. Kaesang pun merekomendasikannya menggunakan jasa Shortcut Barberia.

"Setelah itu ajudannya kontak kami tahun 2013 atau 2012, kalau nggak salah lima tahun yang lalu, awal awal jadi Gubernur lho ya," sebutnya.

Akhirnya, Marcello menunjuk Herman, salah satu tukang cukurnya untuk datang ke rumah dinas Jokowi untuk mencukur rambutnya. Tak disangka, respons Jokowi positif dengan pelayanan yang diberikan. Hingga akhirnya dia menjadi pelanggan rutin.

"Herman sudah dari awal (melayani Jokowi) jadi sudah enam tahun ya," sebutnya.


Sayangnya Marcello enggan bicara soal modal dan omzet bisnisnya. Tapi sebagai gambaran, kini dia bersama dua sahabatnya sudah berhasil melahirkan empat gerai cukur yang tersebar di beberapa mal ternama di Jakarta. Keempat gerai itu tersebar di Grand Indonesia, Senayan City, Plaza Indonesia, PIK Avenue.

Dia juga mengatakan, persaingan bisnis cukur rambut sudah makin ketat dibandingkan dulu. Bagi masyarakat yang mau membuka bisnis serupa, dia punya tipsnya.

"Asal skill barbernya itu sudah baik berikutnya faktor faktor penunjangnya itu adalah lokasi sama konsep. Jadi dekorasinya, servisnya, detail-detail yang mungkin membedakan barbershop satu dengan barbershop lain ya" tambahnya.

Pria Ini Bisnis Pangkas Rambut Premium hingga Jadi Langganan JokowiFoto: Dok. Marcello Decaran
(ara/ara)
​​​Promosikan bisnis kamu, ​​​detik ini juga​​ di adsmart.detik.com
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com