Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 31 Agu 2019 11:17 WIB

Mencicipi Omzet Puluhan Juta Rupiah dari Waralaba Mie Setan

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Dok. Mie Setan Njerit Foto: Dok. Mie Setan Njerit
Jakarta - Waralaba merupakan jalan pintas bagi mereka yang baru mau memulai usaha. Tinggal membayar lisensi, dari produk hingga model bisnis sudah bisa didapatkan dari si pemilik bisnis.

Salah satu bisnis yang paling sering diwaralabakan adalah kuliner. Mulai dari bisnis berskala UKM hingga brand internasional menggunakan skema ini.

Seperti Mie Setan Njerit yang berhasil berkembang menggunakan skema waralaba. Bisnis ini didirikan oleh Rudi Agus sekitar Juni 2015. Untuk produknya sendiri lahir dari tangan istrinya, Diestha Cindy Martha. Kebetulan istrinya memang hobi memasak. Sekitar enam bulan lamanya sang istri mencari resep produk Mie Setan Jerit.

"Saat itu kami menjual produk hanya di outlet kami sendiri. Karena waktu itu melihat peluang, banyak anak muda yang suka makan makanan pedas. Akhirnya pilihan jatuh ke bisnis ini," ujarnya kepada detikFinance, ditulis Sabtu (31/8/2019)


Rudi sengaja memilih mie menjadi usahanya lantaran memandang mie menjadi salah satu kuliner yang tak asing lagi di lidah masyarakat Indonesia. Dia juga menilai penggemar mie pun tak kenal usia.

Saat membuka outlet pertama Rudi mengeluarkan modal sekitar Rp 50 juta. Selain itu dia juga memanfaatkan tanah kosong milik orang tuanya.

Untuk produknya sendiri lahir dari tangan istrinya. Kebetulan istrinya hobi memasak. Sekitar enam bulan lamanya sang istri mencari resep produk Mie Setan Jerit.

Rudi Agus Founder Mie Setan NjeritRudi Agus Founder Mie Setan Njerit Foto: Dok. Pribadi

Setelah outletnya sukses dan memiliki banyak pelanggan setia, akhirnya Rudi memutuskan untuk mengembangkan bisnisnya melalui waralaba. Tepat pada Agustus 2017, Rudi membuka peluang waralaba.

"Karena belum tau media promosi, waktu itu kami menawarkan secara langsung kepada siapa saja tentang bisnis ini. Sampai pada akhirnya, bertemu dengan seseorang di Denpasar. Kita tawarkan konsepnya dan test food di rumahnya, dan orangnya setuju," tambahnya.

Mengicip Omzet Puluhan Juta Rupiah dari Waralaba Mie SetanFoto: Dok. Mie Setan Njerit

Setelah outlet mitra pertamanya itu berhasil berkembang, Rudi membuat sistem waralabanya dan membuka seluas-luasnya pintu kemitraan.

Hingga saat ini Mie Setan Njerit tersebar di 78 outlet. Dari total outlet itu hanya satu yang dimiliki Rudi, sisanya merupakan milik mitra.

Mie Setan Njerit sendiri menawarkan peluang waralaba dengan nilai investasi yang ditawarkan cukup terjangkau. Ada tiga paket, mulai dari Rp 25 juta, Rp 50 juta, dan Rp 75 juta.

Nilai investasi Rp 25 juta akan mendapatkan perlengkapan dapur, perlengkapan promosi, bahan baku untuk promosi sebanyak 160 porsi dan foto menu. Sementara untuk Rp 50 juta akan mendapatkan tambahan kulkas, freezer, meja kursi 8 set, bahan baku 400 porsi dan kipas angin.


Sementara Rp 75 juta sama dengan Rp 50 juta dan ada tambahan neonbox, meja dapur, meja kursi 15 set, cat mural dan seragam karyawan.

Produk Mie Setan Njerit sendiri terdiri dari beberapa jenis, mulai dari Mie Setan Original dengan pilihan level kepedasan 1-20. Lalu ada Mie Vampir, Mie Samyang, dan Mie Ramen. Selain menjual mie, dia juga menyediakan menu lain seperti Nasi Goreng Pocong, Nasi Goreng kuburan dan aneka Dimsum

Rudi mengatakan rata-rata dari mitranya bisa mengantongi omzet sekitar Rp 90-100 juta per bulan. Jika sedang masa puncaknya beberapa mitra bisa mengantongi omzet Rp 170-180 juta.

Dari omzet tersebut, si mitra bisa mengantongi profit sekitar 30% Misalnya mitra dapat omzet Rp 100 juta maka yang dikantongi mitra bersih Rp 30 juta per bulan.

Simak Video "Hadiri Perayaan Cap Go Meh, Sandi: Ini Bisa Ciptakan Peluang Usaha"
[Gambas:Video 20detik]
(das/ara)
​​​Promosikan bisnis kamu, ​​​detik ini juga​​ di adsmart.detik.com
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com