Iseng-iseng Berhadiah, Jual Kroket saat WFH Malah Laku Keras

Soraya Novika - detikFinance
Jumat, 24 Apr 2020 16:17 WIB
Bitterballen
Foto: Dok. Bitterballen
Jakarta -

Bukan hal mustahil mencoba hobi baru menjadi profesi yang menguntungkan. Faktanya, Orizae Regina asal Bintaro, Tangerang Selatan, bersama suami sukses meraup cuan dari hobi baru yakni memasak camilan sehat dari bahan-bahan dapur sederhana seperti daging cincang.

Sejak penerapan work from home (WFH), pasangan suami istri ini disibukkan dengan aktivitas memasak camilan Bitterballen, sejenis kroket asal Belanda, berbentuk bulat kecil sekitar 3 sampai 4 cm. Bitterballen biasanya berbahan daging sapi, udang atau kadang kala daging kuda yang dicincang dan dicampur tepung dan dibuat ragout.

Lalu, kemudian dibalut menggunakan tepung roti dan digoreng dalam minyak panas. Setelah itu disajikan menggunakan saus.

"Awalnya kami merasa sangat bingung dari mana kami akan mendapatkan pendapatan. Dengan tekat bulat kami memutuskan untuk membuat usaha sendiri yakni dengan membuat camilan sehat. Dan setelah beberapa kali mencoba resep, akhirnya muncul menu Bitterballen yang sudah sesuai dengan rasa. Kami coba dengan menu awal bitterballen mozarela cheese," ungkap Regina kepada detikcom, Jumat (24/4/2020).

Menurut Regina, pada saat awal memasarkan camilan sehat itu, mereka sempat kebingungan mencari target pembeli. Akhirnya, mereka memberanikan diri menawarkan ke orang-orang terdekat terlebih dahulu. Hingga akhirnya membuat akun media sosial untuk memasarkan camilan sehat mereka secara lebih luar lagi.

"Pemasaran awalnya kami bingung. Hanya menggunakan grup ibu-ibu komplek, dari awalnya mereka coba-coba dan akhirnya memesan kembali. Setelah itu melalui Instagram pribadi kami tawarkan dan akhirnya kami membuat instagram sendiri @yummytummyhappy.id untuk promosi. Di mana pengiriman melalui kurir ojek online," paparnya.

Sebulan berjalan, permintaan untuk produk bitterballen mereka laku keras bahkan hingga dipesan sampai ke Bandung. Penghasilan dari penjualan tersebut pun disebut cukup untuk memenuhi kebutuhan 1 keluarga selama sebulan.

"Dalam sebulan kami sudah bisa mengirim ke Jakarta Uara dan bahkan Bandung sudah ada yang memesan. Pendapatan pun lumayan walau masih belum banyak, minimal dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari kami di masa pandemi Corona COVID-19," pungkasnya.

Corona mengubah drastis hidup Anda? Pekerjaan lama sudah tidak bisa dilakukan lagi gara-gara pembatasan sosial berskala besar (PSBB)?

Nah, buat detikers yang beralih bikin usaha sambil bekerja dari rumah (work from home/WFH) boleh dikirimkan cerita dan profil bisnisnya ke kami ya. Sertakan nama, nomor telepon yang bisa dihubungi, jenis usaha yang dijalankan, serta cerita di balik merintis usaha tersebut.

Kirim melalui email ke redaksi@detikfinance.com dengan subject: Peluang Usaha WFH. Selamat berjuang dan semoga pandemi ini segera berakhir!



Simak Video "8 Tips Jitu Bangun Usaha Bisnis di Masa Sulit COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)