Begini Cara Dapat Rp 20 Juta/Bulan dengan Cuma Bermodal Sampah

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 24 Agu 2020 08:30 WIB
tourist budget for holidays in Indonesia. favorable exchange rates for the dollar to Indonesian rupees.
Foto: Dok Trashion
Jakarta -

Sampah umumnya barang yang tidak berguna dan mesti dibuang. Tapi, sampah khususnya sampah plastik menjadi barang bernilai tinggi di tangan Heryanti Simarmata.

Heryanti atau akrab disapa Yanti merupakan pendiri Komunitas Trashion Indonesia. Trashion sendiri merupakan kepanjangan dari trash to fashion, di mana di tempatnya sampah disulap menjadi barang-barang yang modis seperti payung, tas hingga koper.

Barang-barang modis itu pun memiliki nilai jual yang tinggi. Tak heran, nilai penjualan atau omzet yang bisa dikantongi dari penjualan barang-barang itu bisa tembus sampai Rp 20 juta sebulan.

Kepada detikcom, Yanti bercerita, ide awal menyulap sampah plastik itu karena kondisi 'kepepet'. Terangnya, ide itu muncul sekitar tahun 2007 lalu. Kala itu, ia mengikuti program Green and Clean yang diadakan sebuah perusahaan swasta.

Program ini sendiri mengubah sebuah kawasan di sekitar Pasar Minggu, Jakarta dari wilayah yang kumuh menjadi asri dan bersih.

"Dulu ada program Green and Clean tahun 2007. Nah awalnya kita hanya melakukan perubahan dalam lingkungan. Tadinya itu lingkungan kumuh, karena ada program Green and Clean kita melakukan perubahan dari lingkungan gersang kita buat menjadi asri. Kemudian melakukan pemilahan sampah kita membuka yang namanya bank sampah," terangnya seperti ditulis, Senin (24/8/2020).

Setelah berjalan, bank sampah yang ia bentuk rupanya mengumpulkan banyak sampah plastik dan saat dijual ternyata tidak bernilai. Karena komitmen terhadap kebersihan dan tak ingin membuang sampah plastik yang menggunung, ide pun muncul untuk mengolah sampah plastik itu.

Ia pun meminjam alat berupa mesin jahit kepada warga. Memang, ia pun mengaku saat itu hasilnya tidak sempurna.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Menteri Teten Minta E-Commerce Sediakan Laman Khusus Produk UMKM"
[Gambas:Video 20detik]