Mau Sukses Bisnis Bibit Sayuran Modal Rp 500 Ribu? Begini Caranya

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Sabtu, 16 Jan 2021 13:45 WIB
Satpam Banting Setir Jual Bibit Sayuran Modal Rp 500 Ribu, Mau Ikutan?
Foto: Dok. Pribadi

Metode penanamannya pun dilakukan estafet atau setiap hari. Maksudnya, untuk penanaman per harinya sedikit demi sedikit, atau hanya beberapa jenis setiap harinya. Dengan begitu, ia bisa rutin memanen bibit.

"Untuk biji saya tanam 21 hari, itu sudah siap tanam. Bibitnya estafet, jadi tiap kita bikin terus, tanam terus, jadi nggak nunggu. Sekarang berapa kotak, jadi tiap hari. kita bikin terong jenis ini, besok jenis ini," terangnya.

Bibit-bibit itu biasanya diserap atau dibeli oleh petani atau warga kampung. Dirinya juga sudah bekerja sama dengan kios-kios pertanian, sehingga orang yang berniat membeli bibit sayur cukup membelinya di kios tersebut.

Hasilnya pun lumayan. Biasanya, ia menjual bibit tanaman seharga Rp 1.000 untuk empat tanaman atau Rp 250 per tanaman jika diecer. Untuk per kotak, harganya beragam dari Rp 70 ribu, Rp 75 ribu hingga Rp 105 ribu. Tulus mengaku belum melakukan pembukuan keuagan secara baik, tapi jika diperkirakan omzetnya bisa mencapai Rp 10 juta per bulan.

"Jadi sekitar 150 kotak kurang lebih 1 bulan lebih sedikit habis. 1 kotak isinya 400 pohon. Itu kalau dibeli kotakan Rp 70 ribu, Rp 75 ribu, Rp 80 ribu, Rp 85 ribu, ada yang Rp 105 ribu, macam-macam," katanya.

"Cabai rawit Rp 70 ribu, cabai besar Rp 80 ribu, ada Rp 85 ribu, terong Rp 75 ribu, tomat Rp 105 ribu. Paling murah Rp 70 ribu kali 150 kotak," sambungnya.

Halaman

(acd/ara)