Saatnya Jadi Bos

Bangkit dari Bangkrut, Dagang Jamu Beromzet Rp 100 Juta/Bulan

Vadhia Lidyana - detikFinance
Jumat, 29 Jan 2021 07:55 WIB
Peluang Usaha Temulawak Eson
Foto: Dok. Muhammad Ismail Fahmi
Jakarta -

Seorang pria asal Gresik, Jawa Timur yang bernama Muhammad Ismail Fahmi tengah disibukkan dengan bisnisnya yang laris-manis di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Bisnisnya adalah produksi jamu tradisional yang siap diminum, atau lebih tepatnya minuman tradisional khas Gresik yang diberi merek Temulawak Eson.

Bisnis minuman tradisional khas Gresik itu merupakan terusan dari orang tuanya. Lalu, pada tahun 2006, 1 tahun setelah lulus SMA ia menjalankan bisnis itu sendiri. Berselang 4 tahun, tepatnya di 2010 ia gulung tikar alias menutup bisnisnya itu. Lalu, ia baru memulai bisnisnya lagi 5 tahun kemudian.

"Saya mulai bisnis tahun 2006. Terus gulung tikar lagi 2010 akhir. Dan saya bangkit kembali itu di tahun 2015," ungkap Fahmi kepada detikcom, Kamis (28/1/2021).

Ia mengatakan, kala itu ada kesalahan dalam mengelola bisnisnya. Ia mengaku, dirinya meminjam modal terlalu besar dari bank, sementara pendapatannya tak bisa menutupi kredit itu.

"Kalau yang dulu kan kebanyakan melakukan pinjaman ke perbankan, kebanyakan pinjamnya, tapi pemasukannya kurang," urai Fahmi.

Namun, ketika memulai kembali di tahun 2015, ia mulai mengendalikan operasional bisnisnya. Ia fokus pada penjualan offline, salah satunya menitipkan minuman tradisionalnya itu di warung-warung. Ia sendiri optimistis dengan potensi produknya yang masih dibuat dengan resep legendaris keluarganya sejak tahun 1981.

"Idenya dulu dikarenakan di Kabupaten Gresik kan sudah dikenal minuman tradisional temulawak, minuman khas di sini. Dan ini resep warisan juga dari orang tua sejak 1981. Racikannya sampai saat ini tetap menggunakan racikan leluhur orang tua," terang Fahmi.

Klik halaman selanjutnya untuk cerita sukses Fahmi hingga mendapatkan omzet Rp 100 juta/bulan.

Selanjutnya
Halaman
1 2