Saatnya Jadi Bos

Bisnis Rental Mobil Ambyar, Agung Kini Jadi Juragan Bebek Ungkep

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 29 Jan 2022 09:00 WIB
Bebek Goreng Pawon Ayu
Foto: Dok. Pawon Ayu

Harga untuk bebek ungkep Kartasura ini dibanderol mulai dari sekitar Rp 90 ribuan per bungkus. Kemudian untuk ayam mulai dari Rp 80 ribuan per bungkus.

Saat ini Agung telah memiliki 48 pegawai yang membantunya menjalankan Pawon Ayu. Para pegawai ini merupakan tetangga di lingkungan sekitar rumahnya yang kena PHK akibat pandemi.

Kemudian untuk penjualan, Pawon Ayu memaksimalkan media sosial dan jaringan penjualan online. Karena memang produk yang dia jual berbentuk frozen atau beku.

Saat ini Pawon Ayu juga telah memiliki restoran pertama di Kartasura yang dibuka pada 18 Desember 2021 lalu. Agung mengharapkan pemerintah ini bisa membantu para pelaku-pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal agar tetap bisa bertahan. Pasalnya selama ini dia merasa jika perhatian pemerintah kurang terlalu tepat sasaran.

Padahal UMKM ini merupakan salah satu sektor yang mampu menggerakkan perekonomian nasional karena produknya yang variatif dan mudah diterima masyarakat hingga penyerapan tenaga kerja yang besar.

"Untuk SDM biasa saja kan, banyak yang tidak lulus SD tapi UMKM ini sangat membantu sekali. Kalau saya perhatikan selama ini belum terlalu dilihat oleh pemerintah. Saya saja dari permodalan dan perizinan gerak sendiri, misal ada yang bilang ini harus izin dinas kesehatan oke saya cari, lalu harus ada sertifikasi MUI oke saya cari sampai BPOM saya cari sendiri," jelas dia.

Menurut dia, hal-hal ini juga harus menjadi perhatian pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Apalagi untuk UMKM juga memiliki rantai yang panjang dan butuh dukungan oleh pemerintah.

Agung menyebutkan UMKM ini merupakan potensi besar yang memang harus digerakkan bersama-sama jika ingin mencapai cita-cita memajukan UMKM ini. "Pemerintah desa harus lebih sigap dengan lingkungannya. Padahal sekarang ekonomi dan kesehatan itu harus seimbang dan potensinya besar," jelas dia.


(kil/eds)