ADVERTISEMENT

Bisa Dicoba Nih! Bisnis Cukur Rambut, Setahun Bisa Balik Modal

Ilyas Fadhillah - detikFinance
Rabu, 10 Agu 2022 12:06 WIB
Komunitas Barbershop Berdonasi mengalang donasi untuk membantu keluarga kurang mampu. Mereka menawarkan jasa cukur yang uangnya untuk disumbangkan.
Foto: Agung Mardika
Jakarta -

Membuka barbershop menjadi salah satu opsi bisnis yang menggiurkan. Barbershop memiliki pangsa pasar yang luas, permintaan yang tinggi dan relatif mudah dilakukan.

Dengan sistem waralaba atau franchise, Anda bisa menjalankan bisnis barbershop profesional. Bagi yang tertarik dengan bisnis ini, berikut gambaran modal franchise barbershop.

Modal franchise barbershop berbeda tergantung mitra yang dipilih. Barberpedia misalnya, yang menawarkan paket franchise antara Rp 186.100.000 - Rp 236.100.000.

Dengan dana tersebut, mitra akan mendapatkan perlengkapan dan alat-alat barber lengkap dengan pelatihan dari franchisor. Adapun perlengkapan yang akan diterima antara lain, kursi cukur, sisir, alat cukur, brush, cermin, dan lain-lain.

Kemudian, paket tersebut sudah termasuk SDM kapster atau tukang cukur sebanyak dua orang. Gaji masing-masing tukang cukur adalah Rp 3.500.000 per bulan. Artinya, mitra akan membayar Rp 7.000.000 per bulan untuk gaji karyawan dari omzet bisnis.

Menurut Bisnis MentorBarberpedia, Randi kepadadetikcom, Rabu (10/8/2022), omzet harian bisnis ini mencapai Rp 1.555.556. Dalam satu bulan, bisnis barbershop akan menghasilkan omzet Rp 46.666.667. Estimasinya, ada 31 transaksi per hari dengan rata-rata transaksi Rp 50.000.

Dari omzet itu, mitra akan mengeluarkan biaya operasional seperti penggunaan produk Rp 4.666.667, biaya fleksibel Rp 933.333, gaji karyawan Rp 7.000.000, listrik dan air Rp 1.400.000, biaya marketing Rp 2.333.333, dan bonus karyawan Rp 2.333.333. Sehingga, net profitnya sekitar Rp 28.000.000 per bulan.

Artinya dalam waktu satu tahun mitra berpotensi balik modal bila target di atas terpenuhi. Pertimbangannya adalah net profit per bulan sebesar Rp 28.000.000 atau Rp 336.000.000 per tahun.

Sebagai catatan, tempat atau lokasi ditanggung oleh mitra dan belum termasuk ke dalam biaya paket franchise barbershop. Adapun estimasi di atas adalah untuk mitra dengan kepemilikan lahan milik pribadi, bukan sewa.

Jika ada sewa tempat dengan estimasi Rp 100.000.000 per tahun atau sekitar Rp 8.400.000 per bulan, maka net profit per bulan menjadi Rp 19.600.000. Atau, net profit dalam setahunnya adalah Rp 235.200.000.

Barberpedia tidak menetapkan sharing profit, namun mitra harus memperbarui perjanjian waralaba setiap 5 tahun sekali. Biayanya adalah sebesar Rp 2.500.0000. Kemudian, ada juga biaya booking fee mulai dari Rp 10.000.000 yang akan dipotong dari biaya paket franchise yang dipilih.

Adapun syarat lainnya adalah, mitra harus menyediakan lahan sekitar 40 meter persegi. Barberpedia menyarankan lahan yang sudah berdiri bangunan supaya lebih mudah membuat izin usaha.



Simak Video "Cuan Aman Saat Gencar Promosi"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT