Contoh Strategi Pemasaran 4P dalam Produk Makanan dan Manfaatnya

ADVERTISEMENT

Contoh Strategi Pemasaran 4P dalam Produk Makanan dan Manfaatnya

ilham fikriansyah - detikFinance
Rabu, 14 Sep 2022 18:35 WIB
Ilustrasi strategi marketing.
Foto: Campaign Creators/Unsplash
Jakarta -

Saat menjalankan sebuah bisnis pasti kamu akan menemukan strategi 4P. Nah, strategi ini sudah banyak dilakukan oleh sejumlah perusahaan besar khususnya di sektor kuliner dalam memasarkan produknya kepada masyarakat luas.

Bagi kamu yang masih awam tentang dunia bisnis, pasti akan kebingungan apa itu strategi 4P. Lantas, apa sih sebenarnya strategi 4P itu? Lalu apa saja manfaat yang didapat oleh pelaku usaha dengan menerapkan strategi 4P? Simak penjelasan secara lengkap beserta contohnya dalam artikel ini yuk detikers.

Apa Itu Strategi Pemasaran 4P?

Melansir situs Investopedia, 4P adalah salah satu strategi dalam pemasaran yang terdiri dari product (produk), price (harga), place (tempat), dan promotion (promosi).

4P atau sering disebut juga sebagai marketing mix mencakup sejumlah faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memasarkan suatu produk seperti produk yang diinginkan oleh konsumen, harga jual produk di pasaran, lokasi berjualan agar konsumen bisa mendapatkan produk dengan mudah, dan melakukan promosi agar produk dikenal luas.

Sedikit membahas sejarah, strategi pemasaran 4P pertama kali diperkenalkan oleh Neil Borden, seorang profesor di bidang periklanan dari Universitas Harvard. Pada tahun 1964, ia membuat sebuah buku berjudul "The Concept of Marketing Mix" yang berisi tentang bagaimana cara perusahaan dapat menarik konsumen lewat iklan.

Beberapa tahun kemudian, konsep dan pemikiran Borden mengenai 4P semakin meluas. Pada akhirnya, banyak perusahaan saat ini masih menggunakan strategi pemasaran 4P milik Borden dalam memasarkan suatu produk atau jasa kepada masyarakat luas.

Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan mengenai 4P berikut ini berdasarkan masing-masing jenisnya:

1. Product

Sebagai pengusaha, kamu harus memiliki produk yang akan dijual kepada masyarakat. Produk yang dimiliki harus beragam sehingga tidak hanya itu-itu saja, lalu memiliki kualitas yang baik, desain yang unik dan berbeda dari produk para pesaing, nama merek perusahaan, kemasan yang bagus, ukuran yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, hingga garansi atau jaminan jika suatu saat produk tersebut mengalami kerusakan (khususnya untuk barang elektronik).

2. Price

Tentunya setiap produk yang dijual secara bebas harus memiliki harga. Sebagai pengusaha, kamu bisa menuliskan harga setiap produk, lalu menentukan diskon pada beberapa produk tertentu, potongan harga khusus, hingga menyediakan pembayaran secara cash, debit, dan kredit.

3. Promotion

Satu hal yang juga tidak kalah penting adalah melakukan promosi. Dalam hal ini kamu bisa melakukan promosi penjualan, periklanan, menyiapkan tenaga penjualan, dan public relation. Di saat perkembangan teknologi yang semakin maju, kamu bisa memanfaatkan media sosial sebagai tempat untuk mempromosikan produk kepada masyarakat luas.

4. Place

Terakhir adalah tempat, sebagai pelaku usaha kamu memerlukan tempat untuk berjualan produk-produk yang kamu miliki. Namun kini, banyak pengusaha tidak memiliki tempat dalam bentuk fisik seperti ruko, melainkan berjualan secara online di sejumlah e-commerce.

Manfaat Strategi Pemasaran 4P

Menerapkan strategi pemasaran 4P pada suatu bidang usaha tentu bukan tanpa alasan. Sebab, ada banyak manfaat yang didapat jika sebuah perusahaan bisa menerapkan strategi pemasaran 4P dengan baik.

Simak sejumlah manfaatnya di bawah ini:

  1. Mampu menciptakan sinergi yang positif jika dapat memanfaatkan strategi 4P dengan baik dan benar.
  2. Dapat membantu konsumen dalam memahami serta memilih produk yang ditawarkan oleh perusahaan.
  3. Adanya strategi pemasaran 4P dapat membantu dalam hal perencanaan, pengembangan, serta pelaksanaan produksi perusahaan sehingga lebih efektif.
  4. Dengan menerapkan strategi pemasaran 4P dapat meningkatkan volume penjualan produk lebih tinggi.
  5. Dapat mengetahui kepuasan pelanggan setelah membeli suatu produk.
  6. Strategi pemasaran 4P juga dapat menciptakan pelanggan tetap, karena mereka merasa puas setelah membeli suatu produk dan akhirnya akan kembali membeli produk yang sama di kemudian hari.
  7. Mampu mengetahui kebutuhan masyarakat terhadap suatu produk, apakah banyak peminatnya atau justru sedikit.
  8. Produk yang dijual bisa dikenal lebih luas oleh masyarakat apabila melakukan promosi yang tepat.

Contoh Strategi Pemasaran 4P dalam Produk Makanan

Kamu bisa menemukan sejumlah contoh strategi pemasaran 4P yang digunakan oleh perusahaan besar, terutama dalam produk makanan. Penggunaan strategi ini terbilang ampuh, sehingga masyarakat tertarik untuk membeli produk makanan.

Sebagai contoh, perusahaan Minum Segar baru saja dirintis dan fokus dalam memproduksi air mineral sehat dan segar. Karena baru terbentuk, perusahaan A berusaha memperkenalkan produknya secara luas agar diketahui oleh banyak orang. Untuk itu mereka menerapkan strategi pemasaran 4P dengan melakukan promosi di media sosial, selain itu mereka juga sering menerapkan harga promo setiap akhir bulan untuk menarik minat masyarakat.

Contoh kedua adalah perusahaan Ayam Gurih Kriuk yang menjual makanan cepat saji (fast food) seperti ayam goreng, burger, dan kentang. Untuk menarik minat masyarakat, mereka meluncurkan paket ayam goreng dengan nasi yang harga cukup terjangkau oleh masyarakat, lalu soal rasa hampir sama dengan yang dimiliki perusahaan ternama.

Nah, itu dia detikers penjelasan mengenai strategi pemasaran 4P dalam produk makanan beserta manfaat dan contohnya. Semoga artikel ini dapat membantu detikers dalam mempelajari strategi 4P atau disebut marketing mix, sehingga produknya makin laris manis dibeli konsumen dan bisnis detikers semakin besar.



Simak Video "KuTips: Jaga Keamanan Rekening Biar Nggak Dibobol Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(ilf/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT