ADVERTISEMENT

7 Contoh Reklame Media Visual Beserta Unsur dan Cirinya

Adelaide Wreta - detikFinance
Sabtu, 17 Sep 2022 09:00 WIB
Banner harga sesi foto di Tamansari Jogja.
Foto: Agus Septiawan/detikJateng
Jakarta -

Pernahkah Anda mendengar reklame media visual? Media satu ini dapat Anda temukan di berbagai lokasi tanpa Anda sadari bahwa media tersebut masuk ke dalam reklame media visual. Ukurannya terhitung beragam, mulai dari wujud kecil yang dapat dibagikan dari satu tangan ke tangan lain hingga wujud besar yang terpasang di tiang tinggi menjulang.

Simak artikel berikut ini untuk mengetahui reklame media visual!

Apa Itu Reklame Media Visual?

Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia, reklame adalah pemberitahuan kepada umum tentang barang dagangan, dengan pujian atau gambar dan sebagainya yang bertujuan agar dagangan tersebut lebih laku.

Pengertian reklame menurut Peraturan Daerah Nomor 04 Tahun 2012 tentang Tata Cara Perizinan Reklame adalah benda, alat, perbuatan atau media yang menurut bentuk dan corak ragamnya untuk tujuan komersial, dipergunakan untuk memperkenalkan dan menganjurkan suatu barang, jasa atau orang, ataupun untuk menarik perhatian umum kepada suatu barang, jasa atau orang. Reklame ini ditempatkan atau dapat dilihat, dibaca, dan/atau didengar dari suatu tempat oleh umum kecuali yang dilakukan oleh pemerintahan.

Sementara itu, mengutip Penggunaan Media Visual dalam Pembelajaran PAI, media visual adalah media yang hanya mengandalkan indera penglihatan, seperti film strip, slide, film bisu, foto atau gambar, grafik, globe atau peta, chart atau bagan, diagram, dan OHP. Hal yang membedakannya dengan media audio visual adalah media audio visual mempunyai unsur suara dan gambar. Jenis media ini mempunyai kemampuan yang lebih baik karena meliputi kedua jenis media yang pertama dan kedua (gambar dan suara).

Secara singkat, reklame media visual adalah sebuah gambar yang menawarkan atau mempromosikan barang dagangan atau jasa kepada masyarakat agar tertarik untuk membeli atau mengkonsumsinya.

Unsur Reklame Media Visual

Menurut Damayanti dalam buku Mandiri Belajar Tematik SD/MI Kelas 6 Semester 2, terdapat dua unsur yang terkandung dalam reklame media visual, yaitu tulisan dan gambar. Reklame dapat digunakan sebagai salah satu alat komunikasi dalam lingkungan perkotaan, misalnya dengan menggunakan tanda-tanda atau signage.

Ciri Reklame Media Visual

Ada sejumlah ciri khusus yang membedakan reklame media visual dengan berbagai media promosi lainnya. Ciri khas inilah yang menunjukkan bahwa suatu media promosi dapat disebut sebagai reklame media visual. Berikut adalah ciri-cirinya:

Singkat, Jelas, dan Mudah Dimengerti

Reklame umumnya hanya menggunakan kalimat-kalimat yang singkat, jelas, dan mudah dimengerti oleh masyarakat umum, tanpa pembatasan kelas dan ekonomi.

Menarik dan Mencolok

Reklame harus dibuat dengan komposisi desain dan warna yang mencolok agar mampu menarik perhatian khalayak ramai.

Dilakukan Berulang-ulang

Reklame seringkali disampaikan secara berulang-ulang hingga semakin banyak masyarakat mengetahui bahkan mengingat pesan yang disampaikan.

Adapun fungsi reklame yang dijelaskan Damayanti (2021) sebagai berikut ini (p. 124):

  • Menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait suatu merek, produk, atau jasa.
  • Mengajak atau mempengaruhi masyarakat agar mau menggunakan suatu produk atau jasa yang dipromosikan oleh reklame.
  • Menciptakan dan membangun kesan positif dari masyarakat terhadap suatu merek, produk, dan jasa yang diinformasikan.
  • Mengupayakan kepuasan tertentu untuk konsumen.
  • Menjadi media atau alat komunikasi antara penjual dengan calon konsumen.

Contoh Reklame Media Visual

Setidaknya ada tujuh contoh reklame media visual yang umum dikenal, yaitu:

1. Spanduk

Contoh pertama dari reklame yang dapat ditemui sehari-hari adalah spanduk, yaitu reklame yang dibuat secara ringkas, padat, dan jelas dengan penggunaan kain yang dibentangkan di antara dua tiang secara strategis.

2. Brosur

Brosur merupakan contoh reklame yang dibuat pada selembar kertas berisikan informasi secara rinci dan jelas. Contoh reklame satu ini biasanya dibagikan dari tangan ke tangan secara luas dan langsung agar dibaca dan dipahami oleh target pembaca.

3. Poster

Contoh selanjutnya adalah poster, yaitu reklame yang menggunakan selembar kertas berisi gambar dan tulisan yang didesain semenarik mungkin karena akan ditempel di berbagai tempat umum yang strategis atau sering dilewati masyarakat.

4. Baliho

Baliho merupakan contoh reklame yang berisi gambar dan tulisan menarik serta informatif dalam ukuran besar. Biasanya, baliho ditempatkan pada tiang yang besar, kuat, dan semi permanen dengan lokasi yang strategis.

5. Billboard

Contoh reklame satu ini mirip dengan baliho. Bedanya, billboard ditempatkan pada atap dinding toko atau instansi tertentu dan sifatnya permanen.

6. Banner

Banner adalah contoh reklame yang bentuk dan isinya mirip dengan baliho dan billboard, tetapi ukurannya lebih kecil. Secara umum, banner ditempatkan di dalam atau depan ruangan dan menggunakan penyangga.

7. Leaflet

Contoh selanjutnya adalah leaflet, yaitu reklame berwujud lembaran kecil yang dilipat dan diisi dengan informasi lengkap serta rinci. Penyebarannya dilakukan di tempat yang mudah diraih, disebarkan, atau diberikan langsung kepada target konsumen.

Itulah penjelasan mengenai reklame media visual, yaitu media yang menawarkan atau mempromosikan barang dagangan atau jasa kepada masyarakat agar tertarik untuk membeli atau mengonsumsinya. Unsur dari reklame media visual ini adalah gambar dan tulisan.

Setidaknya terdapat tujuh contoh reklame, yaitu spanduk, brosur, poster, baliho, billboard, banner, dan leaflet.



Simak Video "Gen Z Hati-hati! Ada Resesi"
[Gambas:Video 20detik]
(des/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT