ADVERTISEMENT

Mengenal Konsep Penjualan dan Perbedaannya dengan Konsep Pemasaran

Anindyadevi Aurellia - detikFinance
Senin, 19 Sep 2022 06:00 WIB
Logo Diskon Harga barang .   dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Foto: Dikhy Sasra
Jakarta -

Konsep penjualan merupakan sebuah langkah yang berorientasi dengan penjualan suatu produk. Hal ini erat kaitannya dengan promosi dan pelanggan. Lalu apa bedanya dengan konsep pemasaran? Berikut ini akan dijelaskan mengenai konsep penjualan dan perbedaannya dengan pemasaran.

Pengertian Konsep Penjualan

Konsep penjualan merupakan sebuah orientasi bisnis. Dinukil dari buku Entrepreneur dan Entrepreneurship oleh Winardi, konsep penjualan menyatakan bahwa para konsumen dan perusahaan tidak akan berperilaku konsumtif jika tidak distimulasi dengan beragam promosi.

Konsep tersebut mengasumsikan bahwa para konsumen memiliki kecenderungan menunjukkan resistensi dalam bersikap konsumtif, sehingga perlu dirangsang untuk melaksanakan pembelian.

Juga ada asumsi bahwa perusahaan perlu melakukan promosi guna mendorong timbulnya pembelian dengan jumlah yang lebih banyak.

Fungsi Konsep Penjualan

1. Merencanakan dan Mengembangkan Produk

Upaya pemasaran apapun tidak akan berhasil jika produk itu sendiri tidak memuaskan. Oleh karena itu, tidak salah jika kita mengatakan bahwa keberhasilan setiap organisasi penjualan tergantung pada perencanaan dan pengembangan produk yang tepat.

Saat merencanakan pembuatan jenis produk yang tepat, produsen harus mempertimbangkan kebutuhan konsumen melalui beragam riset di pasar. Termasuk kuantitas, kualitas, waktu, harga, tempat, dan lainnya.

Maka bisa diartikan pengembangan produk berarti memasok atau menyediakan kepada konsumen hanya barang-barang yang dibutuhkan dan diminta oleh mereka. Pengembangan produk mengacu pada kegiatan penelitian produk, rekayasa, dan desain. Produk yang dikembangkan dan ditawarkan oleh badan usaha dapat berupa produk industri, produk konsumen atau produk pertanian.

2. Menciptakan Permintaan

Setelah produk yang tepat telah diproduksi, maka potensi menghasilkan keuntungan pun lebih besar. Maka yang menjadi aspek penting dari penjualan sekarang adalah menciptakan adanya permintaan. Penjual harus terus menginformasikan kepada pembeli mengenai update produknya. Hal ini berguna sebagai salah satu cara beriklan dan promosi penjualan.

3. Menjalin Kontak dengan Pembeli

Pembeli bisa tersebar di beragam wilayah yang luas. Maka penjual harus berusaha menjalin kontak dengan pembeli. Menjaga hubungan baik dengan mereka agar peluang terjadinya pembelian berulang semakin besar. Membangun kontak dengan pembeli adalah proses yang berkelanjutan dan harus dilakukan terus menerus.

4. Membuat Negosiasi

Setelah kontak dengan pembeli terjalin, penjual harus melakukan diskusi dengan calon pembeli untuk melakukan kesepakatan dan memberikan penawaran promo tertentu. Proses mencapai beberapa titik pemahaman bersama melalui penawaran dan penawaran balasan ini dapat disebut negosiasi.

5. Membuat Kontrak

Jika ada syarat dan ketentuan penjualan yang harus diselesaikan, pembeli dan penjual membuat kontrak jual beli sehingga kepemilikan barang berpindah secara sah dari penjual kepada pembeli. Kontrak juga bisa dalam hal seperti kuitansi.

Contoh Konsep Penjualan

Business-to-Business Sales

Bisnis ke bisnis atau biasa dikenal dengan singkatan B2B merupakan model transaksi dengan tujuan bisnis ke vendor lain. Istilah ini relatif baru digunakan untuk menggambarkan pemasaran bisnis, pemasaran industri atau bahkan pemasaran organisasi.

Dalam laman Universitas Binus, Priska Arindya M,Si menjelaskan pada artikel yang ditulisnya bahwa istilah B2B marketing seringnya dilihat sebagai perbandingan dengan pemasaran konsumen tradisional (biasanya disebut dengan B2C marketing).

B2B marketing merupakan akronim untuk membedakan transaksi bisnis online yang kini mulai digunakan sebagai istilah umum dalam bisnis. B2B berarti bisnis yang menjual produk atau jasa ke bisnis lain sehingga bisa saja terjadi kerja sama dengan vendor tertentu.

Door-to-Door Sales

Door-to-door adalah teknik yang umumnya digunakan untuk penjualan, pemasaran, periklanan, dengan metode berjalan dari pintu satu rumah ke pintu lain. Sesuai namanya, sales melakukan penawaran dari rumah ke rumah untuk mencoba menjual atau mengiklankan suatu produk.

Orang-orang yang menggunakan pendekatan penjualan ini sering dikenal sebagai penjualan langsung. Ini adalah metode utama untuk mendistribusikan barang di luar kota-kota besar. Di era yang sudah maju, metode ini sangat berguna pada segmentasi orang tua yang tidak pernah membuka sosial media.

Cold Calling

Ini adalah metode yang berupaya untuk meyakinkan pelanggan potensial agar membeli produk atau layanan. Umumnya, ini disebut sebagai proses melalui telepon, menjadikannya sebagai sumber pemasaran jarak jauh.

Biasanya sales akan menelepon dari daftar pelanggan potensial yang sesuai dengan parameter tertentu yang dibuat untuk menawarkan promo agar terjadi pembelian. Sebagai contoh seperti saat kita sering ditelepon oleh sales bank yang menawarkan kartu kredit.

Personal Selling

Penjualan ini terjadi ketika sales bertemu dengan klien potensial untuk tujuan melakukan transaksi penjualan. Proses penjualan dapat digunakan dalam pertemuan tatap muka atau pun telemarketing.

Personal selling dapat didefinisikan sebagai proses komunikasi seorang penjual dan calon pelanggan, yang bertujuan untuk saling memenuhi kebutuhan. Yakni adanya kegiatan menawarkan pelanggan untuk membeli barang atau jasa.

Perbedaan Konsep Penjualan dan Konsep Pemasaran

Secara definisi, teori penjualan percaya bahwa para konsumen dan perusahaan tidak akan berperilaku konsumtif jika tidak distimulasi dengan beragam promosi. Sementara teori pemasaran adalah sebuah rencana bisnis yang menegaskan bahwa keuntungan perusahaan terletak pada pertumbuhan yang lebih efisien daripada lawan dan memberikan servis terbaik pada konsumen.

Konsep penjualan berorientasi pada kesediaan pembeli membeli produk, layanan, atau aset. Seseorang yang menjual barang atau jasa atas nama perusahaan atau pemilik disebut sales. Target mereka adalah menjangkau pelanggan yang telah menunjukkan minat atau merasa cocok dengan produk atau layanan tersebut.

Sementara konsep pemasaran adalah proses mengkomunikasikan nilai produk atau jasa kepada pelanggan. Philip Kotler Marketing Management menjelaskan bahwa marketing juga disebut sebagai seni menjual produk. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kerja marketing cenderung melihat pola pasar untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.

Nah detikers, itulah tadi penjelasan lengkap mengenai konsep penjualan. Sekarang kamu sudah mengerti, kan? Semoga bermanfaat, ya!



Simak Video "Mengenal Demit Token, Game Horor NFT Buatan Developer Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(aau/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT