ADVERTISEMENT

Perbedaan Consumer dan Customer, Jangan Salah!

Kholida Qothrunnada - detikFinance
Rabu, 21 Sep 2022 05:00 WIB
Ilustrasi menentukan target konsumen.
Foto: jcomp/Freepik
Jakarta -

Consumer (konsumen) dan customer (pelanggan) merupakan istilah yang sering kita dengan dalam bisnis dan pemasaran. Kita pasti sering menggunakan istilah 'konsumen' dan 'pelanggan' secara bergantian dan berulang.

Detikers tahu nggak, kalau consumer dan customer tidak selalu memiliki arti yang sama lho. Arti consumer sering disalahartikan dengan istilah customer, begitu juga sebaliknya.

Apa itu customer dan contohnya? Berikut adalah penjelasan dari maksud consumer dan customer.

Pengertian Customer dan Consumer

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan customer atau pelanggan adalah orang yang membeli suatu produk barang atau jasa, sedangkan, pengertian consumer atau konsumen merupakan orang yang mengkonsumsi atau pemakai barang atau jasa.

Customer

Dikutip dari e-book Customer Loyalty karya Jill Griffin, customer berasal dari kata custom yang berarti "membuat sesuatu menjadi kebiasaan" bisa juga "mematikan kebiasaan". Customer adalah seorang yang terbiasa membeli suatu produk.

Kebiasaan tersebut terbentuk melalui pembelian serta interaksi selama periode waktu tertentu. Jadi, pelanggan setia bisa tumbuh seiring dengan waktu.

Dikutip laman Key Differences, customer dibagi menjadi 2 kategori:

  1. Trade Customer: pelanggan yang membeli produk, menambah nilai dan menjualnya kembali. Contohnya seperti reseller, grosir, distributor dan lain-lain.
  2. Final Customer (Pelanggan Akhir): pelanggan yang membeli suatu produk/jasa untuk memenuhi kebutuhan maupun keinginan mereka sendiri.

Jenis-jenis Customer

Dalam laman byjus.com, disebutkan bahwa jenis-jenis customer adalah sebagai berikut:

  • Loyal Customer (Pelanggan Setia): Mereka yang lebih memilih untuk membeli secara berulang, karena mereka benar-benar puas dengan produk atau layanan.
  • Discount Customers (Pelanggan Diskon): Jenis pelanggan yang akan membeli ketika mereka ditawari diskon atau mereka yang hanya membeli barang-barang jika harganya lagi murah.
  • Need-Based Customers (Pelanggan Berbasis Kebutuhan): Jenis pelanggan yang hanya membeli produk yang mereka butuhkan atau yang biasa mereka beli.
  • Wandering Customers (Pelanggan yang Berkeliaran): Jenis pelanggan yang mereka sendiri tidak tahu apa yang harus dibeli.
  • Impulsive Customers (Pelanggan Impulsif): Jenis pelanggan yang sulit diyakinkan, karena mereka cenderung tidak memilih produk tertentu. Tapi, akan membeli apa pun yang menurut mereka bermanfaat pada saat itu.

Consumer

Nama lain konsumen yaitu consumer, yang disebut juga sebagai pengguna barang. Konsumen berasal dari kata "consume" yang artinya 'menggunakan'.

Mengutip laman Market Business News, konsumen adalah seorang yang merupakan pengguna akhir dalam rantai distribusi barang dan jasa. Istilah barang konsumsi adalah barang yang dibeli konsumen untuk dikonsumsi sendiri.

Di pasar, konsumen merupakan individu atau entitas ekonomi yang membeli atau menyewa suatu produk. Mereka melakukan ini untuk penggunaan pribadi, dengan kata lain, konsumen tidak membelinya untuk diproduksi atau dijual kembali.

Jenis-jenis Consumer

  • Commercial Consumer (Konsumen Komersial): Jenis konsumen yang membeli barang dalam jumlah besar.
  • Extroverted Consumer (Konsumen Ekstrovert): konsumen yang lebih suka merek yang unik.
  • Inferior Goods Consumer (Konsumen Barang Inferior): Konsumen yang berpendapatan rendah dan membeli barang dengan harga murah.
  • Discretionary Spending Consumers (Konsumen Pengeluaran Diskresi): Konsumen yang memiliki kebiasaan membeli sesuatu unik dan kemudian membeli banyak.
  • Ketika seorang pelanggan membeli suatu produk, ia bisa merupakan konsumen, tapi terkadang juga tidak. Seorang customer tidak selalu consumer.

Misalnya, anak kecil merupakan pengguna akhir suatu mainan, tetapi orang tua merekalah yang membeli mainannya (pelanggan). Dengan demikian, pada pasar mainan, pembeli dan konsumen seringkali adalah orang yang berbeda.

Contoh customer: Pelanggan perusahaan yang menjual makanan hewan kebanyakan adalah orang dewasa. Namun, konsumennya itu ya hewan peliharaan seperti kucing atau anjing.

Jadi sederhananya, customer itu membeli sesuatu, sementara consumer yang menggunakannya. Pelanggan akan membeli suatu barang, misalnya jika konsumen yang memintanya.

Perbedaan Customer dan Consumer

Dikutip laman Key Differences, berikut adalah beberapa perbedaan antara customer dan consumer:

  1. Customer mengacu pada pihak yang membeli barang atau komoditas dan membayar harganya, sementara consumer mengacu pada pihak yang menggunakan barang atau komoditas tersebut.
  2. Customer membeli barang dan bisa mereka jual kembali. Konsumen tidak menjual kembali suatu produk atau layanan.
  3. Customer perlu membeli produk/jasa untuk menggunakannya. Namun, untuk consumer membeli suatu produk/jasa tidak begitu penting.
  4. Biasanya motif membeli pihak customer adalah untuk dijual kembali atau untuk konsumsi, sementara motif membeli consumer hanya untuk konsumsi.
  5. Pelanggan membayar harga produk/jasa, namun ia juga bisa memperolehnya kembali dari pihak lain. Sebaliknya, konsumen tidak akan serta merta membayar harga produk (seperti jika barang yang diberikan atau jika dibeli oleh orang tua ke seorang anak).
  6. Dalam kelompok sasaran, customer bisa perorangan atau perusahaan, sedangkan consumer bisa individu, keluarga atau kelompok.

Kesimpulannya, perbedaan utama consumer dan customer yaitu konsumen adalah pihak yang merupakan pengguna akhir dari setiap barang/jasa, sedangkan pelanggan adalah pihak yang membeli barang.

Itu tadi penjelasan dari beberapa perbedaan consumer dan customer. Semoga bisa menambah pemahaman detikers tentang arti dari consumer dan customer ya!



Simak Video "Garuda Indonesia Ajukan Prosedur Pailit ke Pengadilan AS"
[Gambas:Video 20detik]
(khq/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT